Page 22 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 FEBRUARI 2019
P. 22
anakanak muda yang produktif. Namun, jangan sampai yang produktif ini tidak
memiliki keterampilan dan kualifikasi yang baik," kata Presiden saat
penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Pendirian BLK Komunitas antara
Kemenaker dan 500 lembaga di Jakarta kemarin. Presiden menjelaskan, tujuan
dibangunnya BLK komunitas di lingkungan pesantren ini adalah untuk menambah
jumlah angkatan kerja produk tif tersebut. Sebab, katanya, jika hanya
mengandalkan jumlah lulusan BLK konvensional yang hanya bisa meluluskan 1.000-
2.000 orang itu tid ak mungkin.
Jokowi memandang, dengan jumlah santri yang ada di ponpes, maka akan lebih
cepat dan efektif untuk mendong krak jumlah angkatan kerja yang terampil. Mantan
Wali Kota Solo ini juga meminta agar segera dibangun link and match dengan
industri yang ada di sekitar pon pes untuk kerja sama pelatihan dan penyaluran
kerjanya. Presiden pun meminta agar pelatihan yang disediakan memiliki relevansi
dengan jenis keterampilan masa kini seperti pelatihan di bidang informasi teknologi
(IT), garmen, industri kreatif, hingga pengolahan pertanian. "Membuka lebar kerja
sama artinya setelah dilatih ini ada yang menerima nantinya.
Misalnya IT bisa diterima di perbankan yang kita miliki, ke napa tidak. Santri jadi
ban ir kan boleh. Jadi manajer bank syariah bisa. Jadi direktur bank syariah, kenapa
tidak. Itu pelatihannya di sini," jelasnya. Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) M
Hanif Dhakiri men jelaskan, untuk menjalankan kebijakan Presiden untuk
menjadikan 2019 sebagai tahun pengembangan sum ber daya manusia (SDM)
Indonesia melalui pendidikan dan pelatihan vokasi, Kementerian Ketenagakerjaan
telah mengalokasikan kegiatan dan anggaran untuk mendirikan 1.000 BLK
komunitas. Dia menjelaskan, BLK komunitas adalah unit pelatihan kerja yang
didirikan di lembaga pendidikan keagamaan atau lembaga keagamaan non
pemerintah.
"Tujuannya untuk memberikan bekal keterampilan teknis berproduksi atau keahlian
vokasi sesuai kebutuhan pasar kerja dan bagi komunitas masyarakat sekitarnya
Page 21 of 76.

