Page 57 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 MEI 2020
P. 57
Title DISNAKER KOTA DEPOK TERIMA LIMA PENGADUAN TERKAIT THR
Media Name jabar.antaranews.com
Pub. Date 21 Mei 2020
https://jabar.antaranews.com/berita/161852/disnaker-kota-depok-terima- lima-
Page/URL
pengaduan-terkait-thr
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Depok - Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok Manto mengatakan
pihaknya telah menerima lima aduan dari karyawan perusahaan terkait dengan
belum dibayarkannya Tunjangan Hari Raya (THR).
"Dari lima aduan itu, satu telah selesai, tiga lainnya sedang proses, dan satu lagi
baru akan kami datangi," kata Manto dalam keterangannya, Kamis.
Beberapa pengaduan tersebut diselesaikan dengan cara bipartit atau kesepakatan
antara karyawan dengan perusahaan. Rata-rata karyawan yang mengadu dari
rumah sakit, percetakan, dan diler sepeda motor atau mobil.
Ia mengatakan setelah melakukan mediasi dengan perusahaan, pihak perusahaan
menyebut berkurangnya pemasukan menjadi alasan utama mengapa perusahaan
tidak bisa membayar THR karyawan. Namun demikian pihaknya meminta agar
perusahaan tetap membayarkan sesuai ketentuan.
"THR itu kan hak semua karyawan yang telah bekerja satu tahun penuh atau
beberapa bulan. Besarannya disesuaikan dengan masa kerja. Jadi perusahaan wajib
membayar THR apapun alasannya," kata Manto.
Manto mengatakan Menteri Ketenagakerjaan telah mengeluarkan Surat Edaran (SE)
terkait THR. Dalam SE tersebut, tertuang jika perusahaan tidak mampu membayar
THR sesuai ketentuan perlu dilakukan kesepakatan antara kedua belah pihak.
Dia mencontohkan bila perusahaan tidak mampu membayar THR secara penuh
pada waktu yang ditentukan, pembayaran THR dapat dilakukan secara bertahap.
Selain itu jika perusahaan tidak mampu membayar THR sama sekali, maka dapat
dilakukan penundaan sampai dengan jangka waktu tertentu yang disepakati.
Sebenarnya tidak ada alasan, perusahaan tidak bisa bayar THR. "Mudah-mudahan
cara bipartit ini bisa menyelesaikan permasalahan yang ada di perusahaan," kata
Manto.
Page 56 of 141.

