Page 193 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 APRIL 2020
P. 193
Title DPR BAHAS OMNIBUS CIPKER, BURUH: MENDING URUS PHK KARENA CORONA
Media Name viva.co.id
Pub. Date 14 April 2020
https://www.viva.co.id/berita/bisnis/1210752-dpr-bahas-omnibus-cipker- buruh-mending-
Page/URL
urus-phk-karena-corona
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Dewan Perwakilan Rakyat bersama Pemerintah menggelar rapat kerja membahas
Omnibus Law RUU Cipta Kerja (Cipker) hari ini. Sejumlah menteri pun di diundang
rapat tersebut.
Majelis Pekerja Buruh Indonesia (MPBI) menyesalkan sikap DPR dan Pemerintah,
yang ngotot membahas RUU itu di tengah situasi darurat pandemi Virus Corona
atau COVID-19 saat ini. Sebab, pembahasannya tidak transparan.
Langkah tersebut pun menuai protes dari pihak buruh Sebab, menurut Presiden
KSPSI Andi Gani Nena Wea ada yang lebih penting terkait nasib para buruh.
Dibanding pembahasan RUU tersebut.
"Kami prihatin DPR dan Pemerintah tetap bersikeras melanjutkan pembahasan di
saat buruh sedang mengalami gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK)
dampak dari pandemi Corona," katanya kepada wartawan di Jakarta, Selasa 14 April
2020.
Andi menuturkan, darurat pandemi Corona dengan eskalasi yang terus meningkat
perlu mendapat perhatian lebih dan fokus kerja dari pemerintah dan DPR. Karena,
masyarakat kini susah cari nafkah hingga karena ekonomi RI melorot dampak dari
pandemi ini.
"Mereka (DPR dan Pemerintah) justru ngotot terus membahas Omnibus Law. Ini
sangat aneh," ujarnya.
Andi pun menilai, DPR harus punya empati terhadap nasib jutaan buruh yang
hingga hari ini ada yang tetap bekerja di pabrik meski ada imbauan pembatasan
interaksi sosial dan fisik. Selain itu, para buruh juga terancam PHK di tengah
pandemi Corona.
"Kami meminta DPR dan Pemerintah menunda pembahasan dan lebih baik fokus
penanganan Virus Corona," tegasnya.
MPBI sendiri merupakan gabungan tiga konfederasi buruh terbesar dengan jutaan
anggota. Yakni Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) pimpinan
Andi Gani, Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) pimpinan Said Iqbal dan
Page 192 of 251.

