Page 188 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 APRIL 2020
P. 188
Title 200-AN PEKERJA MIGRAN HINGGA MAHASISWA DARI MALAYSIA PULANG KE JATIM BESOK
Media Name detik.com
Pub. Date 14 April 2020
https://news.detik.com/berita-jawa-timur/4977045/200-an-pekerja-migran -hingga-
Page/URL
mahasiswa-dari-malaysia-pulang-ke-jatim-besok
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Surabaya - Sebanyak 200-an Pekerja Migran Indonesia (PMI) hingga mahasiswa dari
Malaysia rencananya akan pulang ke Jawa Timur besok. Termasuk di antaranya
sekitar 78 PMI yang telah menjalani observasi selama 14 hari di Medan. Gubernur
Khofifah Indar Parawansa menyebut pihaknya belum mengetahui data pasti berapa
yang akan pulang besok. Dia memaparkan kurang lebih ada 200-an orang. "Akan
datang 200-an lebih PMI dari Kuala lumpur besok. Tau fixednya besok. Mereka yang
sudah melalui observasi di Medan selama 14 hari," kata Khofifah di Gedung Negara
Grahadi Surabaya, Selasa (14/4/2020).
Khofifah menyebut para PMI akan langsung diterbangkan dari Medan ke Jawa
Timur. "Kemudian akan menggunakan pesawat Malaysia Airlines dari Medan. Ini
mereka dari Malaysia kemudian mereka turun di Medan dan sudah mengikuti
observasi selama 14 hari. Mereka mendapatkan pelayanan yang baik," ujar Khofifah.
"Menurut informasi kepada kami. Pak Wagub Sumatera Utara sudah menelpon ke
Pak Wagub Emil Dardak dan kami menyampaikan terima kasih Pemprov Sumatera
Utara sudah memberikan layanan yang baik bagi 78 warga Jawa Timur yang
ternyata mereka turunnya di Medan, dan sudah diobservasi selama 14 Hari
sebanyak 78 orang," imbuhnya. Khofifah menambahkan para PMI hingga
mahasiswa ini akan datang pada sore hari. Besok, kesemuanya akan langsung
menjalani rapid test untuk memastikan apakah mereka terbebas dari Corona atau
tidak.
"Dalam waktu yang hampir bersamaan yang dari Kuala Lumpur juga datang,
misalnya berapa PMI-nya, berapa mahasiswanya, berapa warga Indonesia yang ada
di Malaysia dan kemudian kembali, kita akan menunggu data detail dari Pak Dokter
Kohar. Saya berharap malam hari ini bisa mendapatkan detail data penumpang,"
papar Khofifah.
"Tetapi bahwa SOP-nya kita tetap akan menyiapkan rapid test untuk mereka.
Bedanya kalau yang dulu lebih banyak tenaga kesehatan dari Pemprov kalau besok
kita sudah akan bersama-sama dengan tim kesehatan dari KKP, karena memang
lebih banyak lagi yang harus mendapatkan layanan rapid test," pungkas Khofifah.
(hil/iwd)
Page 187 of 251.

