Page 218 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 15 APRIL 2020
P. 218

Title          DPR PERSILAKAN PEMERINTAH TARIK DRAF OMNIBUS LAW CIPTAKER
               Media Name     cnnindonesia.com
               Pub. Date      14 April 2020
                              https://www.cnnindonesia.com/nasional/20200414203113-32-493584/dpr-per silakan-
               Page/URL
                              pemerintah-tarik-draf-omnibus-law-ciptaker
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Negative







               Jakarta - Badan Legislasi (Baleg) DPR RI mempersilakan pemerintah menarik draf
               Rancangan Undang-undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja yang telah diserahkan
               untuk dibahas bersama.

               "Draf RUU dari pemerintah disusun sebelum Covid-19, terbuka ruang apabila
               pemerintah ingin menarik atau melakukan koreksi terhadap draf yang telah
               diserahkan ke DPR agar sejalan dengan niat baik pemerintah yang kabarnya ingin
               mengatasi dampak Covid-19," kata Wakil Ketua Baleg DPR RI Rieke Diah Pitaloka
               dalam keterangannya, Selasa (14/4).

               Rieke juga mengingatkan agar Omnibus Law Cipta Kerja tidak melampaui sistem
               hukum dan ketatanegaraan.

               Politikus PDI Perjuangan ini tidak menjelaskan maksudnya soal melampaui sistem
               hukum dan ketatanegaraan. Namun Rieke mengatakan bila Omnibus Law
               melampaui sistem hukum dan ketatanegaraan, akan melahirkan kekacauan hukum
               yang fatal dan keluar dari amanat Undang-undang Dasar (UUD) 1945.

               Selain itu, Rieke pun merekomendasikan agar klaster ketenagakerjaan dikeluarkan
               dari RUU Omnibus Law Ciptaker.

               " Sehingga jelas duduk persoalan bahwa RUU yang dikehendaki adalah RUU
               Kemudahan Investasi dan Perizinan," ungkap Rieke.

               RUU Omnibus Law Ciptaker adalah undang-undang yang akan meringkas 1.244
               pasal dari 79 undang-undang. RUU ini merupakan usulan Presiden Jokowi untuk
               menarik investasi asing.

               Dalam perjalanannya, RUU ini memicu penolakan publik. Serikat buruh menjadi
               pihak yang paling lantang menolak karena merasa dirugikan dengan pasal-pasal di
               RUU itu. Mereka juga tidak dilibatkan selama perumusan.

               DPR dan pemerintah juga kukuh melanjutkan pembahasan RUU Omnibus Law Cipta
               Kerja di masa wabah virus corona. Baleg DPR hari ini menggelar rapat pembahasan
               RUU tersebut bersama sebelas menteri yang dipimpin Menko Perekonomian.

               (mts/wis)




                                                      Page 217 of 251.
   213   214   215   216   217   218   219   220   221   222   223