Page 135 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 ApRIL 2019
P. 135
Title KSPI SEBUT ADA 7 ISU YANG DIUSUNG PADA HARI BURUH INTERNASIONAL
Media Name kompas.com
Pub. Date 29 April 2019
https://nasional.kompas.com/read/2019/04/29/14483581/kspi-sebut-ada-7- isu-yang-
Page/URL
diusung-pada-hari-buruh-internasional
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Ketua Harian Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia ( KSPI) Muhammad Rusdi
mengatakan, KSPI bersama beberapa federasi buruh akan membawa sejumlah isu
dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day pada Rabu (1/5/2019).
Isu pertama, meminta pemerintah menghapus Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78
tahun 2015 tentang pengupahan.
"Kami menyuarakan agar pemerintahan terpilih nanti menghapus PP nomor 78
tentang Upah Minimum karena PP nomor 78 yang dikeluarkan oleh Pak Jokowi
tahun 2015 telah menghambat kenaikan upah buruh dan membuat daya beli buruh
dan masyarakat menjadi jatuh," kata Rusdi saat ditemui wartawan di Hotel Mega
Proklamasi, Jakarta, Senin (29/4/2019).
Rusdi mengatakan, pihaknya akan menyuarakan penghapusan karyawan
outsourcing dan pemagangan karena sangat merugikan kelompok buruh.
"Istilah outsourcing itu sangat merugikan. Kaum buruh tidak punya masa depan
karena mereka bisa di-PHK kapan saja. Mereka tidak punya pesangon. Tapi ada
yang lebih parah lagi dari outsourcing yaitu pemagangan," ujar Rusdi.
KSPI juga meminta pemerintah untuk melakukan perbaikan terhadap sistem BPJS
Kesehatan.
"Karena karut marut BPJS Kesehatan yang hari ini minus sekian triliun, yang
kemudian pelayanan BPJS itu dikurangi yang menyebabkan banyak orang ditolak
berobat," kata dia.
Menurut Rusdi, para buruh juga meminta pemerintah untuk menurunkan tarif listrik.
Isu lainnya, memerhatikan kesejahteraan guru dan guru honorer.
"Kami meminta kepada Presiden terpilih nanti memastikan ada penurunan tarif
dasar listrik. ketika upah dibatasi kenaikan upah dibatasi 2012-2013-2014 sangat
signifikan," ujar Rusdi.
Selanjutnya, Rusdi meminta pemerintah juga memberikan perhatian kepada ojek
online. Menurut dia, problem yang dihadapi ojek online adalah tarif yang murah dan
tidak ada jaminan kesehatan.
Page 134 of 159.

