Page 158 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 30 ApRIL 2019
P. 158
Title 9 KESEPAKATAN ANTISIPASI PEKERJAAN MASA DEPAN DISEPAKATI PARA MENAKER ASEAN
Media Name liputan6.com
Pub. Date 29 April 2019
https://www.liputan6.com/news/read/3953313/9-kesepakatan-antisipasi-pe kerjaan-
Page/URL
masa-depan-disepakati-para-menaker-asean
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Sembilan langkah untuk mengantisipasi perubahan pekerjaan di masa depan (future
of work) mulai disepakatai oleh sejumlah menteri tenaga kerja di kawasan ASEAN.
Hal itu diungkapkan oleh Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri usai menghadiri
pertemuan para menteri tenaga kerja di Singapura, Senin (29/4).
"Langkah pertama adalah memperkuat kapasitas lembaga-lembaga publik dan
swasta untuk mempersiapkan tenaga kerja melalui program skilling, upskilling, dan
re-skilling dengan memanfaatkan perkembangan teknologi," kata Menteri Hanif.
Kedua, lanjut Hanif, dengan meningkatkan partisipasi perempuan, difabel, dan
lansia ke pekerjaan yang layak dengan mengadopsi kebijakan, inisiatif, dan
pelatihan keterampilan teknologi dan platform digital.
"Ketiga, mendorong dan mendukung upaya bisnis, termasuk usaha mikro, kecil dan
menengah untuk berinvestasi dalam pekerjaan yang layak sesuai dengan standar
internasional demi meningkatkan kuantitas dan kualitas pekerjaan," ujar Hanif.
Lebih jauh Hanif mengatakan, langkah keempat adalah menerapkan kebijakan yang
responsif untuk mengantisipasi perubahan sifat hubungan kerja dan membangun
sistem informasi pasar kerja yang baik untuk memudahkan tenaga kerja ASEAN
memperoleh pekerjaan layak.
"Dan yang tak kalah penting adalah mempromosikan inisiatif perlindungan sosial
yang berkelanjutan secara fiskal di negara-negara ASEAN untuk menjunjung tinggi
atau meningkatkan kesejahteraan pekerja dan meningkatkan kecukupan pensiun
mereka," ungkap Hanif.
Sedangkan langkah keenam menurut Hanif adalah dengan memperkuat dialog sosial
antara pengusaha dan organisasi serikat pekerja untuk mengakomodir kepentingan
pengusaha dan pekerja dalam lanskap pasar kerja yang berkembang.
Ketujuh, memperkuat hubungan tripartit untuk memungkinkan semua mitra bekerja
secara kolektif menuju pembangunan berkelanjutan dari Komunitas ASEAN dan
penciptaan pekerjaan yang layak untuk tenaga kerja.
"Selanjutnya, meningkatkan kolaborasi dengan pemangku kepentingan terkait,
seperti badan sektoral ASEAN lainnya, untuk memfasilitasi respon ASEAN yang
Page 157 of 159.

