Page 103 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 SEPTEMBER 2021
P. 103

Ringkasan

              Direktur  Utama  BPJS  Ketenagakerjaan  Anggoro  Eko  Cahyo  mengatakan  jumlah  kepesertaan
              terkini BPJS Ketenagakerjaan menurun cukup signifikan disebabkan dampak pandemi covid-19 .
              Hal  itu  disampaikan  dalam  rapat  dengar  pendapat  (RDP)  dengan  Komisi  IX  DPR,  Rabu
              (15/8/2021). "Jumlah kepesertaan kalau kita lihat TK (tenaga kerja) aktif, kalau kita mundur 2-
              3 tahun ke belakang dari bulan Desember 2018, TK aktif 2018 adalah 30,46 juta, tahun 2019
              naik signifikan menjadi 34,17 juta, tahun 2020 juga turun signifikan karena covid-19 menjadi
              29,98 juta," kata Anggoro.




              GARA-GARA PANDEMI COVID-19, JUMLAH KEPESERTAAN BPJS KETENAGAKERJAAN
              TURUN

              Direktur  Utama  BPJS  Ketenagakerjaan  Anggoro  Eko  Cahyo  mengatakan  jumlah  kepesertaan
              terkini BPJS Ketenagakerjaan menurun cukup signifikan disebabkan dampak pandemi covid-19.
              Hal  itu  disampaikan  dalam  rapat  dengar  pendapat  (RDP)  dengan  Komisi  IX  DPR,  Rabu
              (15/8/2021).

              “Jumlah kepesertaan kalau kita lihat TK (tenaga kerja) aktif, kalau kita mundur 2-3 tahun ke
              belakang dari bulan Desember 2018, TK aktif 2018 adalah 30,46 juta, tahun 2019 naik signifikan
              menjadi 34,17 juta, tahun 2020 juga turun signifikan karena covid-19 menjadi 29,98 juta,” kata
              Anggoro.


              Bahkan tercatat hingga bulan Maret 2021, jumlah TK aktif masih turun lagi dari sebelumnya
              29,98 juta pada tahun 2020, kini jumlah peserta TK aktif menjadi 27,79 juta orang. Kendati
              begitu, kata Anggoro, bulan Juni tahun 2021 sudah mulai ada pergerakan yakni naik sedikit.

              “Sampai dengan bulan Maret 2021 masih turun lagi dari 29,98 juta ke 27,79 juta, bulan Juni
              sudah berhasil naik sedikit mulai rebound ke 28,7 juta, TK aktif bulan Agustus ke 29,2 juta. Jadi
              posisi Agustus sudah mendekati di posisi Desember 2020,” jelasnya.


              Kendati demikian, Dirut BPJS Ketenagakerjaan optimis hingga akhir tahun masih ada peluang TK
              aktif sebanyak 1,3 juta. Sehingga, prediksinya total jumlah TK aktif di akhir tahun nanti bisa
              mencapai 30,5 juta peserta. Meskipun itu masih kurang dari target semula yakni 33,67 juta
              peserta.

              “Dari prognosa kami melihat dari perkembangan yang ada, kami melihat sampai dengan akhir
              tahun masih ada peluang tumbuh kurang lebih 1,3 juta, sehingga di posisi akhir tahun prognosa
              kami adalah 30,5 juta TK aktif Dari target yang 33,67 juta,” ujarnya.


              Gelombang Pandemi Kedua Tak Diduga

              Menurutnya, semua orang tidak menduga akan ada gelombang kedua pandemi covid-19 yang
              membuat prediksinya bergeser menjadi 30,5 juta TK aktif. Namun, pihaknya akan terus berupaya
              dengan baik agar target bisa tercapai.






                                                           102
   98   99   100   101   102   103   104   105   106   107   108