Page 162 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 162

"Ini jadi bukti pak Anies mengerti kondisi buruh dan membantu menyejahterakan dengan cara
              lain," sambungnya.
              Dijelaskan  Cahyani,  besaran  UMP  di  Jakarta  yang  naik  9,85  persen  atau  setara  dengan  Rp
              4.453,935/bulan  ini  sudah  diatur  dalam  Surat  Menteri  Ketenagakerjaan  RI  Nomor:  B-
              M/383/HI.01.00/XI/2021,  tertanggal  9  November  2021.  Parahnya,  Pemerintah  Provinsi
              diharuskan untuk menjalankannya, jika tidak akan mendapat sanksi dari Pemerintah Pusat.

              "Karena  besaran  kenaikan  UMP  ini  kan  berdasarkan  Undasng-Undnag  Cipta  Kerja  dan Meski
              kenaikan UMP ini terbatas, tapi yg disampaikan pak Anies jadi cara lain mengurangi beban buruh
              di ibukota melalui kebijakan Pemprov," jelasnya.

              Olehnya itu, perempuan peraih Magister Komunikasi Politik ini melanjutkan, janji Anies soal biaya
              hidup murah bagi buruh ini tinggal di kawal ke depan, agar hal tersebut tidak sebatas janji-janji
              yang bermuara ke politik pencitraan.

              "Sudah sangat tepat apa yang dilakukan pak Anies, selanjutnya tinggal kita lihat kedepan apakah
              ucapan  janji  yang  disampaikan  terealisasi  dengan  baik,  dan  tersalurkan  bagi  teman-teman
              buruh," pungkasnya.

              Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan berjanji mengurangi biaya hidup kepada
              buruh di Jakarta menyusul tuntutan soal kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2022.

              Selain itu, Anies juga mengirim kepada Menteri Ketenagakerjaan RI Nomor: 533/-085.15 perihal
              Usulan Peninjauan Kembali Formula Penetapan Upah Minimum Provinsi, tertanggal 22 November
              2021. (RBA).












































                                                           161
   157   158   159   160   161   162   163   164   165   166   167