Page 555 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 555

Kota Semarang menjadi daerah dengan UMK tertinggi di Jateng yakni sebesar Rp 2.835.021,29.
              Sedangkan  besaran  UMK  di  daerah  lainnya  beragam,  seperti  UMK  Demak  2022  dipatok  Rp
              2.513.005,89.

              Sementara itu, UMK Solo 2022 ditetapkan dalam daftar UMK 2022 Jawa Tengah dengan besaran
              UMK Kota Surakarta yakni Rp 2.035.720,17.

              Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjelaskan, penetapan UMK tahun 2022 mendasarkan
              pada Peraturan Pemerintah Nomor 36 tahun 2021 tentang Pengupahan.

              Selain itu juga sesuai surat Menteri Ketenagakerjaan RI kepada para Gubernur se-Indonesia No
              B-M/383/HI.01.00/XI/2021 tanggal 9 November 2021, tentang Penyampaian Data Perekonomian
              dan Ketenagakerjaan dalam Penetapan Upah Minimum Tahun 2022.

              Ganjar menekankan, upah minimum adalah batas terendah upah bagi pekerja dengan masa
              kerja kurang satu tahun.

              Sedangkan  bagi  pekerja  di  atas  satu  tahun  melalui  penghitungan  Struktur  dan  Skala  Upah
              (SUSU)  dengan  memperhatikan  minimal  inflasi  sebesar  1,28  persen  dan  laju  pertumbuhan
              ekonomi sebesar 0,97 persen.

              Sebagai simulasi penerapan SUSU di Kota Semarang bagi pekerja dengan masa kerja lebih dari
              satu  tahun,  minimal  penambahan  upahnya  Rp  63.787,98,  dan  di  Kabupaten  Banjarnegara
              sebesar Rp 40.946,29.
              "Ketetapan tentang kewajiban perusahaan, membuat struktur skala upah kita cantumkan dalam
              SK, agar menjadi perhatian semuanya," kata Ganjar, dikutip dari keterangan resmi pada Rabu
              (1/12/2021).

              Ganjar menegaskan, untuk perusahaan-perusahaan yang tidak terdampak pandemi Covid-19,
              tentu kenaikannnya di atas angka tersebut.

              "Beberapa perusahaan besar telah menyatakan kesanggupan untuk memberikan kenaikan upah
              lebih dari 10 persen bahkan 15 persen," katanya.

              Untuk  memberikan  kepastian  besaran  upah  bagi  pekerja  dengan  masa  kerja  lebih  dari  satu
              tahun, Pemprov Jateng juga mengeluarkan Surat Edaran No. 561/0016770 tentang Struktur dan
              Skala Upah di Perusahaan Tahun 2022.

              Surat ini ditujukan kepada bupati/ wali kota dan pimpinan perusahaan se-Jawa Tengah. Surat
              edaran itu dimaksudkan memberikan kepastian hukum bagi pekerja/ buruh dengan masa kerja
              satu tahun atau lebih.

              Dalam SE tersebut terdapat instruksi agar bupati/ wali kota memastikan perusahaan menyusun
              SUSU, dengan menugaskan dinas tenaga kerja melakukan pendampingan dan pemantauan.

              Sedangkan kepada pengusaha diwajibkan menyampaikan hasil penyusunan SUSU kepada Dinas
              Tenaga  Kerja  dan  Transmigrasi  Provinsi  Jawa  Tengah  melalui  dinas  yang  membidangi
              ketenagakerjaan  Kabupaten/Kota,  paling  lambat  31  Desember  2021  dalam  bentuk  surat
              pernyataan.

              "Pekerja yang baru masuk bekerja, tentunya akan menerima upah yang besarannya berbeda
              dengan pekerja yang sudah bekerja bertahun-tahun," bebernya.

              "Hal ini untuk memberikan rasa keadilan bagi pekerja, sekaligus penghargaan atas pengabdian
              dari para pekerja kepada perusahaannya," tegas Ganjar.

                                                           554
   550   551   552   553   554   555   556   557   558   559   560