Page 665 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 665
Judul Surat Anies ke Menaker Disebut tak Tepat, Ini Kata Wagub DKI
Nama Media republika.co.id
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://www.republika.co.id/berita/r3fah8354/surat-anies-ke-menaker-
disebut-tak-tepat-ini-kata-wagub-dki
Jurnalis Bayu Hermawan
Tanggal 2021-12-01 13:10:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 17.500.000
News Value Rp 52.500.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Negatif
Narasumber
neutral - Ahmad Riza Patria (Wakil Gubernur DKI Jakarta) Karena ini masalah buruh, sektor
tenaga kerja, termasuk buruh ada di kementerian, makanya kami bersurat ke situ (Kemenaker)
negative - Ahmad Riza Patria (Wakil Gubernur DKI Jakarta) Para buruh memahami dan mengerti.
Kami ingin buruh lebih baik, lebih sejahtera, juga pengusaha, dan masyarakat Jakarta namun
semuanya harus sesuai aturan dan ketentuan yang ada
Ringkasan
Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, menyoroti soal surat Gubernur DKI Anies
Baswedan ke Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) soal formula pengupahan yang
ditanggapi salah alamat. Menurut Riza, langkah Anies dalam bersurat itu merupakan upaya untuk
memperbaiki dan merevisi formula upah 2022 nanti.
SURAT ANIES KE MENAKER DISEBUT TAK TEPAT, INI KATA WAGUB DKI
JAKARTA -- Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, menyoroti soal surat Gubernur DKI
Anies Baswedan ke Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) soal formula pengupahan yang
ditanggapi salah alamat. Menurut Riza, langkah Anies dalam bersurat itu merupakan upaya untuk
memperbaiki dan merevisi formula upah 2022 nanti.
"Karena ini masalah buruh, sektor tenaga kerja, termasuk buruh ada di kementerian, makanya
kami bersurat ke situ (Kemenaker)," kata Riza kepada awak media, kemarin malam.
Menurut Riza, kenaikan lima persen UMP yang disetujui juga oleh pihak pengusaha menjadi salah
satu komponen dalam surat itu. Utamanya, untuk merevisi PP No.36 Tahun 2021 tentang
pengupahan.
664

