Page 697 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 DESEMBER 2021
P. 697
Judul SK Penetapan UMK Riau 2022 Diteken Gubri, Inhil Terendah
Nama Media goriau.com
Newstrend Upah Minimum 2022
Halaman/URL https://www.goriau.com/berita/baca/sk-penetapan-umk-riau-2022-
diteken-gubri-inhil-terendah.html
Jurnalis redaksi
Tanggal 2021-12-01 12:41:00
Ukuran 0
Warna Warna
AD Value Rp 10.000.000
News Value Rp 30.000.000
Kategori Ditjen PHI & Jamsos
Layanan Korporasi
Sentimen Positif
Ringkasan
Ssurat Keputusan (SK) Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2022 untuk 12 Kabupaten
Kota di Riau juga sudah disahkan oleh Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar, Selasa (30/11/2021).
Penetapan UMK 12 kabupaten/kota tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor:
Kpts.1272/XI/2021 tentang UMK di Provinsi Riau Tahun 2022, tertanggal 30 November 2021.
SK PENETAPAN UMK RIAU 2022 DITEKEN GUBRI, INHIL TERENDAH
TEMBILAHAN - Ssurat Keputusan (SK) Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2022 untuk
12 Kabupaten Kota di Riau juga sudah disahkan oleh Gubernur Riau (Gubri), Syamsuar, Selasa
(30/11/2021).
Penetapan UMK 12 kabupaten/kota tersebut berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor:
Kpts.1272/XI/2021 tentang UMK di Provinsi Riau Tahun 2022, tertanggal 30 November 2021.
Dari surat keputusan tersebut diketahui bahwa Kota Dumai menempai posisi teratas dengan
angka UMK paling tinggi di Riau, yakni sebesar Rp 3,4 juta.
Sedangkan UMK paling rendah adalah Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) sebesar Rp 2 juta 984
ribu.
"Hari ini pak Gubernur sudah meneken SK penetapan UMK di Provinsi Riau tahun 2022," kata
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Riau, H Jonli, Selasa (30/11/2021).
Jonli mengatakan, penetapan UMK di Provinsi Riau tersebut sesuai dengan formula Surat Edaran
(SE) Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 36 Tahun 2021
tentang Pengupahan.
"Jadi dalam aturan tersebut pak Gubernur wajib UMK. Kemudian penetapan UMK itu juga setelah
mendapat rekomendasi dari Dewan Pengupahan Provinsi Riau, ager penetapan UMK di Riau
harus mengikuti formula SE Menaker dan PP Nomor 36 Tahun 2021," ujarnya.
696

