Page 151 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 01 NOVEMBER 2019
P. 151
dibangun agar menjadi budaya, sehingga masyarakat lebih peduli dalam
menghadapi risiko saat bekerja.
Karenanya, semua pekerja baik di sektor formal maupun informal, mulai dari petani,
nelayan, pedagang, bahkan jenis pekerjaan lainnya harus ikut bergabung.
"Kalau terjadi hal tidak diinginkan akan keluar uang untuk biaya perawatan dan
tentu perlu memikirkan keluarga, jika sampai hal terburuk terjadi jangan sampai
keluarga kita terlantar. Jadi, kalau ada kecelakaan seluruhnya dijamin sampai
sembuh," kata Ilyas menambahkan.
Sependapat dengan hal itu, Bupati Tebo H. Sukandar mengatakan pemahaman dan
sosialisasi BPJS Ketenagakerjaan perlu terus digalakkan agar desa-desa lain di
Kabupaten Tebo dapat teredukasi dengan baik.
Ia pun mengapresiasi BPJS Ketenagakerjaan yang meresmikan Desa Giriwinangun
sebagai Desa Sadar Jaminan Sosial Ketenagakerjaan. Saat ini tercatat lebih dari 500
warga desa sudah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan. Untuk perusahaan-
perusahaan yang investasi di Kabupaten Tebo sudah otomatis terdaftar sebagai
peserta.
"Ikut jaminan sosial ketenagakerjaan tak hanya melindungi diri sendiri, tapi juga
melindungi keluarga. Sekarang yang perlu kita sasar adalah pekerja di pemerintahan
desa, RT, RW supaya mereka sadar. Inilah tugas kami pemerintah daerah untuk
memberikan pendampingan kemudian melakukan sosialisasi bersama agar
seluruhnya bisa bergabung sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan," ujar Sukandar.
Sebagai informasi, Desa Giriwinangun berada dalam wilayah operasional Kantor
Cabang Muara Bungo yang membawahi lima kota dan kabupaten dan di mana salah
satunya adalah Kabupaten Tebo yang berada pada Wilayah Kerja Kantor Cabang
Perintis (KCP) Tebo Lintas yang memiliki 12 kecamatan, 5 kelurahan, dan 107 desa.
Desa Giriwinangun memiliki lima dusun dengan jumlah penduduk total sebanyak
4.701 jiwa. Jumlah masyarakat pekerja 2.087 pekerja yang didominasi di sektor
pertanian dan perkebunan.
Sampai dengan September 2019, Kantor Cabang Muara Bungo mencatatkan kinerja
terkait kepesertaan dan iuran, yaitu sebanyak 1.377 Pemberi Kerja atau Badan
Usaha dengan jumlah tenaga kerja sebanyak 19.777 pekerja Penerima Upah (sektor
formal) dan sebanyak 1.961 Pekerja Bukan Penerima Upah (sektor informal) dengan
total iuran Rp 30,8 miliar.
Sedangkan untuk wilayah Kabupaten Tebo sendiri tercatat sebanyak 341 Pemberi
Kerja atau Badan Usaha dan 9.823 tenaga kerja terlindungi program BPJS
Ketenagakerjaan.
Page 150 of 170.

