Page 62 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 01 NOVEMBER 2019
P. 62
Title RIBUAN BURUH KEPUNG KEMNAKER MINTA UMP NAIK 15%
Media Name detik.com
Pub. Date 31 Oktober 2019
https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/4766818/ribuan-buruh-k epung-
Page/URL
kemnaker-minta-ump-naik-15
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Ribuan buruh dari beberapa daerah yang tergabung dalam Konfederasi Serikat
Pekerja Indonesia (KSPI) hari ini menggelar aksi unjuk rasa di kantor Kementerian
Ketenagakerjaan (Kemnaker). Setidaknya ada 3 tuntutan yang disuarakan massa
buruh.
"Pada hari ini, 31 Oktober 2019 kami melakukan aksi di depan Kemnaker RI ada 3
tuntutan," tutur Sekretaris Jenderal DPP Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia
(FSPMI) Riden Hatam Aziz kepada detikcom, Kamis (31/10/2019).
Pertama, buruh meminta kepada Menteri Tenagakerjaan yang baru Ida Fauziah
untuk mencabut surat edaran Menteri Tenagakerja yang ditandatangani oleh
menteri terdahulu, Hanif Dhakiri.
"Bertepatan dengan kabinet baru, menteri baru, ibu Ida Fauziah kami meminta,
kami berharap betul bahwa satu surat edaran Menteri Tenagakerja yang
ditandatangani oleh pak Hanif Dhakiri menteri terdahulu itu segera dicabut," ucap
Aziz.
Kedua, buruh menolak kenaikan UMP berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No.78
Tahun 2015 yang naik 8,51%.
"Jangan lagi gunakan metode penetapan upah berdasarkan PP No. 78 sekaligus
turunannya surat edaran Kemnaker yang sudah diedarkan," kata Aziz.
Menurutnya, pihak dewan pengupahan nasional sudah memiliki hitungan sendiri,
yang mana kenaikan itu seharusnya berada di angka rata-rata 15% atau mencapai
Rp 4.532.117/bulan.
"Kalo ditanya berapa kisarannya, presentase yang kami minta adalah di 15%
kenaikan UMP 2020 ini," minta Aziz.
Ketiga, para buruh keberatan dengan dinaikkannya iuran BPJS Kesehatan.
Menurutnya, kenaikan iuran BPJS yang mencapai 100% memberatkan dirinya
sebagai tulang punggung keluarga.
Page 61 of 170.

