Page 121 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 SEPTEMBER 2019
P. 121
Namun sayangnya, saat tengah melakukan panggilan video, Carmi sama sekali tidak
mengingat kedua orangtua dan keluarganya, bahkan Carmi pun sama sekali sudah
tidak bisa berbicara bahasa Indonesia atau pun bahasa Cirebon.
"Tapi, setelah coba diingatkan, akhirnya Carmi ingat juga. Kita sangat terharu,
sampai nangis," katanya.
Sebelum dijemput pihak KBRI, kata Sofiyudin, Carmi sempat menolak karena alasan
sudah kerasan berada di Arab Saudi, namun dengan alasan bohong untuk
pendataan, akhirnya Carmi mau berangkat ke KBRI dan kemudian dirayu untuk
pulang ke Indonesia.
Sofiyudin mengatakan, terkait kepulangan Carmi , saat ini pihak KBRI tengah
melakukan sejumlah upaya agar ingatan Carmi pulih dan kembali bisa berbahasa
Indonesia.
"Kita mau syukuran kecil-kecilan menyambut Carmi , moga-moga ada rezeki,"
katanya.
Page 119 of 172.

