Page 118 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 02 SEPTEMBER 2019
P. 118
Affandy.
Affandy mengabarkan Carmi sudah ditemukan dan sedang dalam perjalanan menuju
KBRI di Riyadh.
Setibanya di Kantor KBRI di Riyadh, pihak KBRI melakukan panggilan video untuk
menghubungkan antara Carmi dengan keluarga nya di Kecamatan Pangenan.
"Kira-kira jam 1 malam hari Kamis, kami sekeluarga melihat langsung Carmi .
Selama ini, keluarga sudah pasrah dengan keberadaanya," kata Sofiyudin.
Saat melihat langsung Carmi melalui layar ponsel, seluruh anggota keluarga
meneteskan air mata, lantaran masih tidak menyangka Carmi masih dalam kondisi
sehat dan sangat berbeda dengan waktu awal berangkat ke Arab Saudi .
Sayangnya, saat tengah melakukan panggilan video, Carmi sama sekali tidak
mengingat kedua orangtua dan keluarganya, bahkan Carmi pun sama sekali sudah
tidak bisa berbicara bahasa Indonesia atau pun bahasa Cirebon.
"Setelah coba diingatkan, akhirnya Carmi ingat juga. Kita sangat terharu, sampai
nangis," katanya.
Sebelum dijemput pihak KBRI, kata Sofiyudin, Carmi sempat menolak karena alasan
sudah kerasan berada di Arab Saudi .
Akhirnya, Carmi mau berangkat ke KBRI dan kemudian dirayu untuk pulang ke
Indonesia.
Ilyas (85), ayah kandung Carmi , selama puluhan tahun ini hanya mampu
memandangi secarik kertas berupa salinan dokumen yang berisikan identitas
putrinya tersebut saat pemberkasan untuk bekerja di Arab Saudi .
"Waktu daftar, anak saya belum punya KTP. Yang ngurusnya juga sponsor, tapi
udah meninggal," kata Ilyas di rumahnya pada Minggu siang (28/7/2019).
Ditahun 1991 atau tiga tahun setelah pemberangkatannya, Ilyas mendapatkan
kabar dari Carmi melalui surat, namun di tahun-tahun selanjutnya kabar dari Carmi
sama sekali tidak diketahui oleh pihak keluarga .
Pada tahun 1995, Ilyas mendatangi kantor PT Umah Sejati Alwidah di Jakarta, untuk
mengetahui keberadaan anaknya tersebut, dalam waktu singkat itu Ilyas pun
berhasil berkomunikasi dengan Carmi .
Carmi yang merupakan anak pertama dari 10 bersaudara itu, bekerja rumah
pasangan suami istri Suud bin Hudaiban dan Habibah, di Riyadh, Arab Saudi ,
sebagai asisten rumah tangga (ART).
Page 116 of 172.

