Page 375 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 DESEMBER 2021
P. 375
normatif,” terang Kepala Bidang Ketenagakerjaan pada Dinas Perindustrian dan Ketenagakerjaan
(DPK) Tarakan, Hanto Bismoko, Sabtu (4/12/2021).
Berdasarkan hasil pendataan DPK Tarakan, terdapat 320 perusahaan menengah ke atas yang
selama ini sudah menerapkan UMK kepada pekerjanya. Namun di 2022 nanti apakah mereka
masih konsiten atau tidak akan dilakukan pantauan setelah keputusan gubernur tentang UMK ini
diberlakukan mulai 1 Januari 2022.
“Kalau perusahaan besar sudah melaksanakan UMK, yang jelas ada playwood dan cool storage
mereka ini sudah menerapkan UMK. Kalau untuk pembukaan posko pengaduan soal UMK belum
ada instruksi dari pemerintah pusat. Untuk perusahaan skala mikro dan kecil tidak diwajibkan
membayar gaji sesuai UMK,” ungkap Hanto.
Untuk mengetahui kategori perusahaan besar, menengah, atau kecil, dilakukan koordinasi
dengan BPS (Badan Pusat Statistik) yang akan disesuaikan dengan PP 36/2021. Karena baru
saja disetujui oleh gubernur, saat ini belum ada perusahaan yang mengadu ke DPK terkait UMK.
Hanto mengaku akan melakukan koordinasi dengan perusahaan-perusahaan supaya tidak terjadi
PHK. Meskipun kenaikan hanya sebesar Rp12.482,35 tetapi UMK Tarakan masih yang tertinggi
di Pulau Kalimantan.
“Untuk formula penghitungan, sesuai dengan PP 36/2021 tentang pengupahan. Mulai 1 Januari
ini (2022) sudah harus diberlakukan. Kita akan sosialisasi ke perusahaan-perusahaan, supaya
mereka juga menerapkan keputusan baru ini,” pungkasnya.
(*) Reporter: Sofyan Ali Mustafa Editor: Nurul Lamunsari
374

