Page 377 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 7 DESEMBER 2021
P. 377

WASPADA OMICRON, DOMPU PANTAU KEDATANGAN PMI

              Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu mewaspadai varian terbaru Covid-19 Omicron dalam Libur
              Natal dan Tahun Baru (Nataru). Di libur Nataru, biasanya banyak pekerja migran Indonesia yang
              pulang dan mereka akan dipantau.

              "Jika tidak dilakukan penanganan serius, maka varian baru ini, bisa saja masuk ke Kabupaten
              Dompu,"  kata  Sekretaris  Dinas  Kesehatan  Kabupaten  Dompu,  Nusa  Tenggara  Barat,
              Maman,Minggu (5/12/2021).

              "Yang tidak bisa dideteksi ini adalah PMI Ilegal. Maka kami menyarankan kepada semua lapisan
              Gugus Tugas, untuk terus waspada," tambahnya.

              Sekretaris  Dinas Kesehatan  Kabupaten  Dompu, Nusa  Tenggara  Barat, Maman  menyebutkan,
              efek  varian  terbaru  Covid-19  bernama  Omicron dipercaya  lebih dahsyat dibandingkan  varian
              Delta. Sebab, penyebaran Omicron bisa berkali lipat. Oleh karena itu, publik harus waspada.

              "Penyebarannya  yang  cepat  membuat  Omicron,  varian  terbaru  dari  virus  Corona,  langsung
              diklasifikasikan  sebagai  variant  of  concern  (VoC)/varian  yang  diwaspadai  oleh  Organisasi
              Kesehatan Dunia (WHO)," katanya.

              Berdasarkan penelitian, Lanjut Maman, virus varian ke-15 dari keluarga besar Coronavirus ini
              pertama  kali  ditemukan di  Afrika  Selatan.  Oleh WHO,  digadang-gadang  sebagai  varian  yang
              memiliki banyak strain atau mutasi, melebihi strain dari varian Alfa, Beta, hingga Delta yang
              masih mendominasi saat ini.

              "Oleh peneliti, varian Omicron disebut memiliki lebih dari 30 mutasi protein lonjakan yang dapat
              digunakan untuk mengikat sel inangnya. Jumlah tersebut terbilang cukup besar karena setara
              dengan dua kali lipat dari varian Delta," jelasnya.
              Surveilance  Nasional  ini  juga  menyampaikan  bahwa  ada  beberapa  poin  yang  perlu  ditelaah
              terkait varian Omicron ini. Pertama, kemampuan mutasi.

              Varian Omicron memiliki lebih dari 30 mutasi yang jumlahnya dua kali lipat dari varian delta. Hal
              ini juga menjadi sesuatu yang sangat berbeda dari virus corona asli yang dijadikan acuan untuk
              mengembangkan vaksin.

              Kedua, lanjut dia, Omicron pertama kali terdeteksi melalui genomic sequencing atau upaya untuk
              mengetahui penyebaran mutasi virus SARS-Cov2 atau Covid-19. Ketiga, kemampuan penyebaran
              yang sangat cepat.

              Bahkan,  kemunculan  Omicron  ini  berpotensi  menjadi  barrier  (penghalang)  dalam
              penanggulangan pandemi. Sekaligus menjadi penanda gelombang baru kasus Covid-19.

              "Kemampuan mutasi yang mengkhawatirkan itu membuat WHO menobatkan varian ini sebagai
              VOC/patut diwaspadai," tambahnya.
              Hal  itu  juga,  kata  dia,  yang  menjadikan  Omicron  sebagai  varian paling kompleks  sejauh  ini.
              Namun apakah bisa dicegah?, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu ini, menjelaskan,
              peberapan  protokol  kesehatan  Covid-19  dan  terpenuhinya  target  herd  immunity,  menjadi
              benteng  pertahanan.  Melandainya  kasus  Covid-19  di  Kabupaten  Dompu,  bukan  jaminan
              serangan gelombang ketiga Covid, bisa saja terjadi.

              "Justru ini yang wajib di waspadai. Begitu ada serangan ketiga, maka Omicrom lah yag akan
              masuk. Maka tetap mentaati protokol kesehatan," jelasnya. (imr).


                                                           376
   372   373   374   375   376   377   378