Page 251 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 6 APRIL 2020
P. 251
Title LIMA WNI DI LUAR NEGERI MENINGGAL AKIBAT TERINFEKSI CORONA
Media Name cnnindonesia.com
Pub. Date 03 April 2020
https://www.cnnindonesia.com/internasional/20200403153625-106-490083/l ima-wni-di-
Page/URL
luar-negeri-meninggal-akibat-terinfeksi-corona
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Jakarta - Kementerian Luar Negeri RI menyatakan sejauh ini total ada lima warga
Indonesia yang dinyatakan meninggal akibat terinfeksi virus corona ( Covid-19 )
di luar negeri.
Berdasarkan data Kemlu RI per Jumat (3/4), kelima orang itu terdiri dari satu WNI
di Inggris, dua WNI di Malaysia, dan dua WNI di Singapura.
Pelaksana tugas juru bicara Kemlu RI, Teuku Faizasyah, menuturkan salah satu WNI
yang meninggal di Malaysia dipastikan bukan peserta jamaah tablig di Masjid Sri
Petaling.
"Sudah dikonfirmasi bahwa yang bersangkutan tidak terkait dengan jemaah tabligh
tapi seseorang yang bekerja di Kuching. Jenazah sudah dimakamkan di Selangor,
Malaysia, dan tidak dipulangkan ke Tanah Air. Ini sudah atas izin dan kesediaan
keluarga yang bersangkutan," kata Faizasyah dalam jumpa pers Kemlu secara
daring pada Rabu (1/4) lalu.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan Faizasyah dan Direktur Perlindungan
WNI dan Badan Hukum Kemlu RI, Judha Nugraha, belum menjawab pertanyaan
CNNIndonesia.com mengenai satu WNI lainnya yang meninggal di Negeri Jiran.
Sementara itu, KBRI London menuturkan bahwa WNI yang meninggal di Inggris itu
bernama Neneng Jaya berusia 62 tahun. Neneng diketahui meninggal pada Jumat
(27/3).
Dilansir Antara , Neneng diketahui sebagai pekerja migran yang telah bekerja
untuk keluarga NIshat Hussain di London sejak 15 tahun lalu.
Berdasarkan informasi dari keluarga Hussain, Neneng dibawa ke North Middlesex
Hospital pada 18 Maret lalu. Neneng dinyatakan positif corona dua hari setelahnya.
Neneng dimakamkan di Stanmore Cemetery atau Eternal garden of Peace pada 1
April lalu.
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian Di Singapura, dua WNI dinyatakan meninggal
setelah mengidap Covid-19. Kedua WNI itu masing-masing merupakan perempuan
berusia 64 tahun dan pria berusia 63 tahun.
Page 250 of 274.

