Page 109 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 APRIL 2020
P. 109
Title JOKOWI: TKI DARI MALAYSIA HARUS DIPASTIKAN TIDAK BAWA KE INDONESIA
Media Name beritasatu.com
Pub. Date 01 April 2020
https://www.beritasatu.com/nasional/615543/jokowi-tki-dari-malaysia-ha rus-dipastikan-
Page/URL
tidak-bawa-corona-ke-indonesia
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan tenaga kerja Indonesia (TKI) dari
Malaysia harus menjalani protokol kesehatan yang ketat, agar tidak membawa virus
corona atau Covid-19 saat pulang ke Indonesia.
"Tapi kita juga harus tahu, saat ini setiap hari ada mobilitas tenaga kerja Indonesia
yang dari Malaysia untuk pulang mudik," kata Jokowi saat menggelar konferensi
pers seusai tinjuan kesiapan RS Darurat di Pulau Galang, Kota Batam, Kepulauan
Riau, Rabu (1/4/2020).
Ia meminta semua TKI yang baru pulang dari Malaysia ke Indonesia harus dikontrol,
dicek, dan diawasi secara ketat, terutama kondisi kesehatannya. Sehingga ketika
mereka sampai ke Indonesia dan pulang ke daerah asalnya, dalam keadaan bersih
dan tidak membawa virus corona ke desa.
"Ini harus dikontrol, harus diawasi dan dicek sehingga semuanya dalam keadaan
bersih dan tidak membawa corona masuk ke desa," ujar Jokowi.
Sebelumnya, untuk mencegah penyebarluasan virus corona atau Covid-19,
pemerintah akan memperkuat kebijakan pengaturan lalu lintas kunjungan dan
transit warga negara asing (WNA) ke wilayah Indonesia.
Perkuatan kebijakan tersebut adalah dengan memberlakukan aturann semua
kunjungan dan transit WNA ke wilayah Indonesia untuk sementara ini akan
dihentikan.
Namun larangan masuk ke Indonesia ini tidak berlaku bagi WNA pemegang kartu
Kitas, Kitap, izin tinggal diplomatik dan izin tinggal dinas.
Presiden Jokowi telah meneken Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 11 tahun
2020 tentang Penetapan Status Kedaruratan Kesehatan Masyarakat Covid-19 pada
Selasa (31/3/2020). Keppres ini diterbitkan untuk menetapkan status penanganan
dan penyebaran virus corona yang sudah melonjak cukup tajam dan kasus kematian
yang sudah menembus angka ratusan lebih.
Isi dari Keppres tersebut , yakni penyebaran coronavirus disease 2019 (COVID-19)
yang bersifat luar biasa dengan ditandai jumlah kasus dan/atau jumlah kematian
telah meningkat dan meluas lintas wilayah dan lintas negara dan berdampak pada
Page 108 of 179.

