Page 171 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 2 APRIL 2020
P. 171
Nantinya, penerima kartu pra kerja dapat mengikuti pelatihan yang disyaratkan
industri dalam layanan Sistem Informasi Ketenagakerjaan (Sisnaker).
Pada layanan itu, terdapat berbagai pilihan jenis pelatihan dan lembaga pelatihan,
baik Balai Latihan Kerja (BLK) pemerintah atau Lembaga Pelatihan Kerja (LPK)
swasta.
Pelatihan akan digelar secara online dan offline . Setelah selesai pelatihan, peserta
program nantinya akan mendapatkan sertifikat pelatihan dari lembaga yang
diikutinya.
Sementara itu, guna segera merealisasikan program, Kemnaker meminta kepada
Kadisnaker untuk segera menginventarisasi mereka yang dapat menerima kartu pra
kerja.
Inventarisasi itu utamanya ditujukan kepada pekerja yang terkena PHK atau
dirumahkan akibat dampak Covid-19.
"Kami harap para Kadisnaker segera mengumpulkan dan melaporkan data pekerja
ter-PHK dan dirumahkan, baik pekerja formal dan informal, serta UMKM terdampak
Covid-19 untuk mendapatkan kartu pra kerja," ujar Ida.
Ia melanjutkan, makin cepat data dikirim, makin cepat pula kartu pra kerja
diluncurkan, sehingga penerima dapat memperoleh akses layanan pelatihan online.
Menaker Ida menjelaskan, data yang dilaporkan meliputi nama karyawan, nomor
kontak, nomor induk kependudukan (NIK), email, dan pekerjaan.
"Pengumpulan dan pelaporan data diharapkan dapat segera dilakukan minggu ini
agar proses pelatihan berbasis kartu pra kerja bisa dimulai," kata dia.
Page 170 of 179.

