Page 123 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 FEBRUARI 2020
P. 123

ini. Baleg akan membahasnya sesuai mekanisme yang berlaku. Apalagi, beberapa
               waktu lalu, Baleg sempat menggelar rapat kerja bersama sejumlah kementerian
               untuk menanyakan progress draf RUU Cipta Kerja.


               "Kalau ditanya siap atau tidak, pasti Baleg siap (membahas draf RUU Cipta Kerja,
               red)," kata dia.

               Bila pembahasan draf RUU Cipta Kerja di tangan Baleg, tentu pihaknya bakal
               menyerap berbagai masukan dan aspirasi dari para pemangku kepentingan. Dia
               berharap RUU Cipta Kerja benar-benar dapat mendorong penciptaan lapangan kerja
               bagi masyarakat luas yang berdampak positif bagi perekonomian nasional dan
               masyarakat terutama meningkatnya daya beli masyarakat.

               "Tapi, siapapun alat kelengkapan yang ditugaskan membahas draf RUU Cipta Kerja
               bakal melibatkan semua komponen di parlemen," lanjutnya.

               Dia mencontohkan anggota Baleg terdiri dari anggota dewan dari lintas komisi,
               sehingga ketika dibahas di Baleg sudah melibatkan anggota dewan dari beragam
               komisi yang di DPR. Menurutnya, pentingnya melibatkan banyak komponen dalam
               pembahasan lantaran RUU ini terkait berbagai aspek kehidupan masyarakat.

               Anggota Komisi VI DPR itu menyarankan berbagai isu permasalahan yang ada
               dalam draf RUU Cipta Kerja dapat diantisipasi (dijawab) masing-masing fraksi agar
               pembahasan tidak molor. Baleg bakal menunggu rapat Bamus perihal siapa yang
               bakal diputuskan membahas draf RUU Cipta Kerja ini. Bila sudah pasti, masing-
               masing fraksi bakal membuat daftar inventarisasi masalah (DIM) RUU Cipta Kerja.


               Wakil Ketua Baleg DPR Willy Aditya berharap pembahasan omnibus law RUU Cipta
               Kerja dapat diamanatkan ke Baleg. Namun, semua bergantung dari keputusan rapat
               Bamus. Dia berjanji bakal mengundang semua pihak berkepentingan untuk
               memberikan catatan terhadap draf RUU Cipta Kerja.

               "Kalau diputuskan dibahas di Badan Legislasi, saya akan undang semua pihak untuk
               memberi catatan dan masukannya. Termasuk serikat pekerja, organisasi
               lingkungan, organisasi HAM, semuanya," janjinya.

               Lebih lanjut politisi Partai Nasional Demokrat (Nasdem) itu menilai omnibus law RUU
               Cipta Kerja sebagai sebuah terobosa yang akan mengatur banyak hal demi
               penciptaan kesempatan kerja yang seluas-luasnya. Meski begitu, terobosan itu perlu
               dibahas dengan hati-hati dengan memperhatikan berbagai kemungkinan dampak
               yang akan muncul di kemudian hari.

               "Karena RUU ini bukan hanya bicara kepentingan hari ini, namun juga tentang masa
               depan yang akan dihadapi generasi penerus," terangnya.

               Dia memahami kebutuhan akan peningkatan investasi perlu adanya kepastian
               hukum agar ada kemudahan bergerak. Namun, saat bersamaan, perlu melindungi






                                                      Page 122 of 124.
   118   119   120   121   122   123   124   125