Page 56 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 19 FEBRUARI 2020
P. 56

Meskipun pihaknya tak membantah sedang melakukan efisiensi. Manajemen
               menawarkan karyawannya untuk mengundurkan diri (resign) secara suka rela
               dengan diberi benefit yang layak.

               "Yang ada kita di sini dalam rangka, salah satunya efisiensi segala macam, kita
               mencoba menawarkan ke karyawan yang berminat mengundurkan diri kita kasih
               kesempatan dan akan diberikan benefit," kata dia kepada detikFinance, Jumat
               (9/8/2019).

               Dia menjelaskan, saat ini industri televisi memang mengharuskan pihaknya
               mengambil langkah-langkah efisensi, tapi bukan dengan PHK massal dan sepihak.

               Krakatau Steel
               PT Krakatau Steel Tbk (KRAS) berencana melakukan pemutusan hubungan kerja
               (PHK) sejumlah karyawannya dalam rangka restrukturisasi. Awalnya PHK
               diperkirakan mencapai 1.300 orang.

               Jumlah itu terdiri dari karyawan organik dan outsourching. PHK disebut sebagai
               langkah KS untuk restrukturisasi perusahaan. Beberapa pekerja outsourching mulai
               mengadu ke Disnaker Kota Cilegon.

               Mulai 1 Juni 2019, 300 karyawan outsource dirumahkan. Kebijakan itu akan terus
               berlanjut hingga 1 Juli mendatang dengan merumahkan 800 karyawan. Angka itu
               dilaporkan belum termasuk karyawan organik di BUMN baja tersebut.

               Direktur Utama Krakatau Steel Silmy Karim buka suara merespons kabar tersebut.
               Silmy menegaskan yang terjadi adalah restrukturisasi, dan hal itu tidak melulu
               identik dengan PHK. Menurut Silmy produsen baja pelat merah itu tengah
               menjalankan restrukturisasi untuk perbaikan kinerja. Upaya penyelamatan
               perusahaan dinilai perlu dilakukan agar roda bisnis berjalan efisien dengan
               merestrukturisasi utang, organisas dan sumber daya manusia (SDM), dan bisnis.

               Akhirnya sebanyak 2.683 karyawan kontrak dari 9 vendor di lingkungan PT Krakatau
               Steel (KS) setuju untuk diberhentikan. Pihak vendor memberikan kompensasi 2 kali
               pesangon.

               PHK Massal di Batam
               2.500 orang di Batam, Kepulauan Riau, kehilangan pekerjaan atau mengalami
               pemutusan hubungan kerja (PHK) karena dua pabrik di sana tutup. Kepala Dinas
               Tenaga Kerja Kota Batam, Rudi Sakyakirti mengatakan dua pabrik itu ialah PT
               Foster Electronic Indonesia dan PT Unisem Batam.

               "Foster sudah merencanakan penutupan perusahaan setahun lalu. Di sana ada
               sekitar 1.000 karyawan. Yang banyak adalah karyawan kontrak, yang permanennya
               tidak sampai 800 orang," kata Rudi mengutip CNBC Indonesia, Selasa (27/8/2019).




                                                       Page 55 of 124.
   51   52   53   54   55   56   57   58   59   60   61