Page 60 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 JANUARI 2020
P. 60

telah mem-PHK sepihak. "Tidak cukup kuat secara hukum karena melanggar
               hukum," katanya, Kamis (9/1/2020).Soal PHK, JLJ juga belum pernah memberikan
               konseling/skorsing maupun pertemuan bipartit. Mirah juga mengaku belum pernah
               mendapatkan surat PHK dari perusahaan. Secara umum, dia meminta anak
               perusahaan PT Jasa Marga itu menjalankan sesuai aturan dan memberikan hak
               karyawan dengan baik sesuai perjanjian kerja bersama.


               Juru Bicara sekaligus Kuasa Hukum PT JLJ Jhon Girsang menegaskan massa yang
               melakukan aksi di depan Kantor JLJ merupakan mantan karyawan JLJ yakni Mirah
               Sumirat. Yang bersangkutan telah di-PHK pada April 2019. Proses PHK yang
               dijalankan sesuai aturan berlaku. "Setelah SP1, SP2, SP3, sehingga dengan demikian
               setelah melakukan pelanggaran apalagi setelah SP3 maka dilakukan PHK," ujarnya.
               Meskipun Mirah di-PHK dikarenakan perlakunya, tapi haknya termasuk gaji April
               2019 dibayarkan.

               Jhon tak habis pikir unjuk rasa yang dilakukan hari ini lantaran mantan karyawannya
               itu telah di-PHK pada April 2019. Dia juga menjawab sejumlah tudingan massa aksi
               maupun Mirah seperti pemaksaan pensiun dini maupun memberikan tugas berat
               kepada karyawannya.


               Tidak ada pemaksaan dalam program pensiun dini. Pensiun dini dilakukan sukarela
               bagi karyawannya. Bahkan, program pensiun dini sangat dimintai karyawan hingga
               proses menumpuk di perusahaan. "Pensiun dini itu secara sukarela tidak ada
               paksaan karena program ini memberikan peluang kepada karyawan," kata Jhon.













































                                                       Page 59 of 82.
   55   56   57   58   59   60   61   62   63   64   65