Page 7 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 10 JANUARI 2020
P. 7
Title ERICK THOHIR INGIN KIRIM PERAWAT KE JEPANG.
Media Name investor.id
Pub. Date 10 Januari 2020
Page/URL https://investor.id/business/erick-thohir-ingin-kirim-perawat-ke-jepan g
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir menyampaikan keinginannya untuk
mengirim tenaga perawat atau suster Indonesia bekerja di Jepang. Sebab Jepang
membutuhkan pasokan tenaga kerja yang besar untuk perawat. Erick Thohir
menyampaikan hal tersebut saat bertemu dengan para duta besar (dubes), serta
memperkuat sinergi antara Kementerian BUMN dengan Kementerian Luar Negeri.
"Tenaga kerja di Jepang yang sekarang kekurangan suster kita kan ada perusahaan-
perusahaan hospital atau RS yang mau kita mau gabungkan jadi satu grup, nah itu
kan susternya banyak," jelasnya di Gedung Kementerian Luar Negeri, Kamis (9/1).
Selain itu, mendorong pendidikan suster yang bisa dikolaborasikan dengan kedutaan
untuk membuka lapangan kerja untuk tim yang berasal dari Indonesia yang berada
di Luar Negeri.
"Kan Ibu Menlu ngumpulin seluruh dubes di mana saya sharing mengenai BUMN,
apa yang bisa kita sinergikan dengan kedubes yang ada di seluruh dunia," ungkap
Erick.
Selain kerja sama dalam bidang tenaga kerja, Kementerian BUMN menyatakan
keinginannya meningkatkan kerja sama di bidang kilang minyak, untuk menekan
impor migas. Kemudian upaya meningkatkan mutu produk milik BUMN. menjadi
kualitas ekspor, supaya ada produk BUMN di luar negeri.
"Kedua, tentu banyak sekali proyek-proyek sekarang yang kita juga perlu investor
atau mencari mitra contohnya refinery atau kilang minyak dengan Adnoc dengan
Pertamina," katanya.
Di sisi lain, Erick mengatakan bahwa Presiden Joko Widodo juga memberikan
arahan kepada para Dubes bahwa pekerjaan rumah saat ini sebesar 70-80% fokus
ke ekonomi, dengan meningkatkan kinerja ekspor dan investasi.
"Dan itu jadi QPI ,Nah tentu hal ini kalo sisi bumn jadi hal yang positif. Kenapa?
Satu, BUMN, kan produksi apapun yang bisa jadi kebutuhan negara lain. Contoh
misalnya, kita punya PT Inka, kereta api yang cukup expert di bidang itu. Nah ini
bisa jadi partner di negara lainnya seperti negara Bangladesh," tutupnya.
Page 6 of 82.

