Page 30 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 16 JULI 2019
P. 30
Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Moneter Bank Indonesia (BI), Nanang
Hendarsah, mengatakan hal itu karena Indonesia masih mengandalkan barang
komoditas untuk aktivitas ekspor sehingga ketika harga komoditas turun, ekspor
ikut turun.
"Memang Indonesia masih sangat mengandalkan harga komoditas sehingga harga
komoditas turun, ekspor ikut turun. Ini yang men-down grade kita," kata Nanang.
Mampu adaptasi Secara terpisah, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mendesak
Direktorat Jenderal Pajak untuk terus memperkuat sistem dan kinerja di era
ekonomi digital guna mengawal penerimaan negara secara optimal.
Ia menyebut realisasi perpajakan saat ini masih belum mencerminkan potensi yang
ada. Padahal, Indonesia berpeluang menerima pajak yang besar dari perdagangan
secara digital (e-commerce).
Selain itu, di era ekonomi digital, para pelaku usaha juga tidak perlu lagi ada di
suatu negara untuk mengeruk pendapatan di wilayah tersebut. Artinya, physical
presence sudah tidak lagi penting.
Karena itu, Menkeu mengatakan pendefinisian ulang dari bentuk badan usaha tetap
menjadi agenda penting untuk diantisipasi, baik di dalam negeri maupun di dunia.
"Jadi, bukan lagi fisik, tapi nilai ekonomi dan kegiatan yang memicu nilai tambah
dan pendapatan. Itu yang penting," ujar Menkeu.
Tugas-tugas itu harus mampu dijalankan pemerintah terutama Ditjen Pajak sebagai
garda terdepan penerimaan negara. (Pra/Ant/E-3).
Page 29 of 62.

