Page 171 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 APRIL 2020
P. 171
Title JIKA PANDEMI USAI, MENAKER IMBAU DUNIA USAHA PANGGIL KEMBALI PEKERJA YANG DI
PHK
Media Name liputan6.com
Pub. Date 23 April 2020
https://www.liputan6.com/news/read/4235451/jika-pandemi-usai-menaker-i mbau-dunia-
Page/URL
usaha-panggil-kembali-pekerja-yang-di-phk
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Pandemi virus corona atau Covid-19 yang terus berkembang menyebabkan dampak
yang begitu besar bagi sektor industri. Akibat kerugian yang diderita, perusahaan
dengan terpaksa mengambil langkah pengurangan karyawan. Kementerian
Ketenagakerjaan mencatat, terdapat lebih dari 2 juta tenaga kerja yang terkena aksi
pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat penyebaran wabah virus corona (Covid-
19). Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah kembali mewanti-wanti dunia
usaha agar keputusan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) menjadi pilihan terakhir
dalam mengatasi dampak pandemi Covid-19.
"PHK itu langkah pamungkas, langkah terpaksa ketika langkah lain tak mungkin lagi.
Tapi kalau masih mungkin meniadakan lembur, mengurangi shift dan jam kerja,
merumahkan bergilir dengan separo gaji, ya dicoba dululah langkah itu," demikian
ujar Menaker. Ida Fauziyah mengimbau agar pengusaha nantinya mengajak kembali
pekerja/buruh yang di-PHK dan dirumahkan akibat Covid ini.
"Jangan lupa, kalau bisnis sudah jalan lagi, sudah ada rejeki, anak-anak yang di PHK
harus jadi prioritas dipanggil lagi. Kan sudah saling kenal. Tidak usah men-training
lagi. Sudah seperti keluarga saja selama ini," sambung Ida dalam keterangan
tertulisnya pada Rabu (22/4).
"Ekonomi kita upayakan tetap berputar. Maka Proyek Strategis Nasional (PSN) harus
tetap jalan. Karena industri industri itu terkait dengan hajat hidup orang banyak.
Namun tentu beroperasinya sesuai protokol Covid di tempat kerja. Kami tetap awasi
standar K3-nya dengan ketat sekali. Salus populi suprema lex esto (keselamatan
rakyat adalah hukum tertinggi). Ini saya ingatkan lagi, ya," lanjutnya.
Menaker Ida mengungkapkan data terbaru Kemnaker per-21 April 2020. Jumlah
pekerja total ada 2.084.593 pekerja dari sektor formal dan informal dari 116.370
perusahaan yang terdampak Covid-19. Rinciannya jumlah perusahaan dan pekerja
formal yang dirumahkan adalah 1.304.777 dari 43.690 perusahaan. Sedangkan yang
di-PHK adalah dari 41.236 perusahaan dengan jumlah pekerja sebanyak 241.431
orang.
"Sektor informal juga terpukul karena kehilangan 538.385 pekerja dari 31.444
perusahaan atau UMKM," tutur Menaker.
Page 170 of 250.

