Page 183 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 24 APRIL 2020
P. 183
Title PEMERINTAH TEGASKAN TIDAK ADA PENUNJUKAN LANGSUNG MITRA KARTU PRAKERJA
Media Name sinarharapan.co
Pub. Date 23 April 2020
https://www.sinarharapan.co/ekonomi/read/16499/pemerintah_tegaskan_tid
Page/URL
ak_ada_penunjukan_langsung_mitra_kartu_prakerja
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Pemerintah menegaskan tidak ada penunjukkan langsung kepada delapan mitra
dalam program Kartu Prakerja karena mekanisme dilakukan melalui kerja sama
dengan manajemen pelaksana (PMO) dan Kementerian Koordinator Bidang
Perekonomian.
"Jadi jangan diartikan kami langsung tunjuk," kata Asisten Deputi Ketenagakerjaan
Kemenko Perekonomian Yulius dalam diskusi dalam jaringan (daring) Kartu Prakerja
di Jakarta, Kamis (23/4/2020).
Saat ini, ada delapan mitra program Kartu Prakerja itu yakni Tokopedia, Ruang
Guru, Mau Belajar Apa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, Pijar Mahir, dan dari
pemerintah yakni Sistem Informasi Ketenagakerjaan (Sisnaker) Kementerian
Ketenagakerjaan. Dalam prosesnya, lanjut dia, diadakan diskusi dengan lembaga
internasional, Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Lembaga
Kebijakan Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah (LKPP), universitas dan lembaga
terkait lainnya.
Senada dengan Yulius, Direktur Kemitraan dan Komunikasi PMO Kartu Prakerja Panji
Winanteya Ruky menambahkan kerja sama dengan delapan mitra itu dilakukan
melalui penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan setelah Menko
Perekonomian Airlangga Hartarto menerbitkan aturan. Adapun Peraturan Menko
Perekonomian Nomor 3 Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan
Presiden Nomor 36 tahun 2020 tentang Pengembangan Kompetensi Kerja melalui
program Kartu Prakerja diundangkan tanggal 27 Maret 2020.
"Kami sudah selesaikan perjanjian kerja sama dengan mitra sekarang kami sudah
mulai bertransaksi," katanya.
Menurut dia, program kartu Prakerja ini sama dengan bantuan sosial pemerintah
lainnya seperti Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) dengan bantuan yang langsung
diberikan kepada peserta bukan melalui produsen atau platform digital mitra
program ini dan peserta kemudian yang menentukan belanja atau pelatihannya.
"Maka itu tidak ada penunjukan kepada produsen, tidak ada pengadaan barang dan
jasa kepada produsen, dalam hal ini platform digital maupun penyedia lembaga
pelatihan," katanya.
Page 182 of 250.

