Page 112 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 5 NOVEMBER 2019
P. 112

Menurutnya, pasti ada alasan kuat jika perusahaan tidak bisa membayar upah

               karyawan sesuai UMK tersebut.


               Di antaranya adalah keuangan perusahaan yang memang defisit, sehingga upah

               karyawan dibayar di bawah UMK.


               "Jadi hal itu kembali lagi kepada karyawannya, menerima atau tidak. Tapi kalau

               melihat aturan, perusahaan itu salah, sehingga kami harus melakukan pembinaan
               lagi," kata Intan.



               Ia mengatakan, terkait perusahaan di KBB yang tidak bisa membayar karyawan

               sesuai UMK pasti ada sanksi yang akan diberikan oleh pengawas tenaga kerja
               provinsi.



               "Kalau kita tidak bisa memberikan sanksi karena posisinya kita hanya memberikan

               pembinaan dengan cara melihat dulu kondisi perusahaannya," ucapnya.


               Sebelumnya, UMK KBB saat ini hanya Rp 2.898.745.63, namun akan naik sebesar

               8,51 persen atau sekitar Rp 246.683,25, sehingga UMK KBB diprediksi akan
               mengalami kenaikan menjadi Rp 3.145.428.88 pada tahun 2020 mendatang.


































                                                      Page 111 of 168.
   107   108   109   110   111   112   113   114   115   116   117