Page 113 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 5 NOVEMBER 2019
P. 113
Title KENAIKAN UMP DINILAI JADI PENGHAMBAT SEKTOR MANUFAKTUR
Media Name republika.co.id
Pub. Date 04 November 2019
https://republika.co.id/berita/q0fxe5370/kenaikan-ump-dinilai-jadi-pen ghambat-sektor-
Page/URL
manufaktur
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia (LPEM UI)
menyatakan sektor manufaktur di Tanah Air masih belum bergeliat. Dalam lima
tahun terakhir, pertumbuhan lapangan kerja pada sektor itu pun melambat.
"Salah satu faktor signifikannya yakni UMP (Upah Minimum Provinsi). Setiap UMP
naik satu persen, maka menurunkan employee sekitar 0,2 persen," ujar Kepala
kajian Makro LPEM UI Febrio Nathan Kacaribu dalam konferensi pers di Jakarta,
Senin, (4/11).
Kenaikan UMP, menurutnya, akan menambah beban para pengusaha, sebab biaya
produksi terus meningkat. Dengan begitu perusahaan harus memilih antara
mengurangi produksi atau mengurangi tenaga kerja.
"Jadi jumlah orang kerja berkurang bukan bertambah terutama di perusahaan kecil.
Perusahaan kecil paling terkena dampak," kata Febrio.
Maka ia menilai, besaran UMP harus dipikirkan ulang. "Pemerintah bersama
pengusaha dan serikat pekerja perlu duduk bersama dengan kepala dingin, jangan
depankan ego," katanya.
Dirinya menegaskan, pemerintah jangan hanya terpaku pada kenaikan UMP.
Pasalnya, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) juga perlu ditingkatkan.
Page 112 of 168.

