Page 45 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 JULI 2019
P. 45
Sementara itu, Ketua Dewan Pengarah LSP KLC OSS, Abdul Wahab Bangkona
berharap, dikeluarkannya lisensi LSP KLC OSS ini dapat menjembatani pertukaran
informasi dan harmonisasi sertifikasi kompetensi di Indonesia dan Jepang.
"Mengingat fungsi dan peran penting tersebut, kami harapkan kerja sama dan
dukungan terus-menerus dari berbagai pihak, agar LSP KLC OSS dapat berjalan dan
berfungsi sebagaimana mestinya, " katanya.
Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, yang diwakili oleh Kazushige Ashida mengatakan,
saat ini, Jepang menghadapi permasalahan serius mengenai penuaan penduduk dan
berkurangnya anak-anak. Menurutnya, perhatian semua industri utamanya pada
tenaga caregiver. Di sisi lain, Indonesia mempunyai bonus demografi.
"Perlu diantisipasi dalam beberapa puluh tahun ke depan, bagaimana jika Indonesia
juga menghadapi masalah penuaan penduduk yang sama seperti Jepang saat ini, "
ujarnya
Jepang, melalui program EPA telah melakukan penerimaan pekerja caregiver dari
Indonesia, yang hingga 2017 telah diterima sekitar 1500 orang. Sejak November
2017, telah diberlakukan juga sistem pemagangan teknik untuk bidang Kaigo
(caregiver) ini.
Turut hadir dalam acara tersebut, Menaker periode 2004 - 2009, Erman Suparno;
Dirjen Binwasnaker K3, Sugeng Priyanto; Irjen Budi Hartawan; Wakil Ketua BNSP,
Miftakul Aziz; Direktur Norma Kerja Pekerja Perempuan dan Anak (NKPPA), Asep
Gunawan; Presdir OSS, Satoshi Miyajima, dan Direktur OSS, Imron Munfaat.
Page 44 of 92.

