Page 89 - KLIPING KETENAGAKERJAAN 11 JULI 2019
P. 89

Title          INSENTIF PAJAK PRO-VOKASI UNTUK MEMPERCEPAT PEMENUHAN TENAGA KERJA
                              TERAMPIL
               Media Name     suaramerdeka.com
               Pub. Date      10 Juli 2019
               Page/URL       https://www.suaramerdeka.com/news/baca/188492/insentif-pajak-pro-vokas i-untuk-
                              mempercepat-pemenuhan-tenaga-kerja-terampil
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive










               Terbitnya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 2019, tentang pemberian
               insentif super tax deduction bagi pelaku usaha dan pelaku industri yang melakukan
               kegiatan vokasi, diyakini akan mempercepat pemenuhan kebutuhan tenaga kerja
               terampil.

               "Kebijakan ini sangat penting untuk meningkatkan keterampilan pekerja secara
               masif. Sekaligus menjawab kebutuhan dunia usaha dan industri akan pekerja
               terampil yang sesuai, serta meningkatkan daya saing. Saya yakin pelaku industri
               akan menyambut baik kebijakan ini," kata Menaker M Hanif Dhakiri, di Jakarta,
               Rabu.

               PP Nomor 45 Tahun 2019 yang mengatur pemberian insentif super tax deduction
               sebesar 200 persen bagi pelaku usaha dan pelaku industri yang melakukan kegiatan
               vokasi. PP tersebut juga mengatur kebijakan insentif super tax deduction untuk
               kegiatan penelitian dan pengembangan sebesar 300 persen.

               Tak hanya itu, insentif investment allowance juga diberikan untuk industri padat
               karya yang memiliki nilai strategis bagi perekonomian nasional.

               Daikui oleh Menaker tingkat daya saing pekerja Indonesia masih tertinggal. Survei
               Institute for Management Development (IMD) pada 2018 menyebutkan, di ASEAN,
               daya saing tenaga kerja Indonesia berada pada peringkat keempat setelah
               Singapura, Malaysia dan Thailand.

               Hal ini disebabkan rendahnya pendidikan dan kurang sesuainya antara pendidikan
               dengan pekerjaan. Pelatihan vokasi menjadi salah satu solusi, baik melalui
               pelatihan, pemagangan berbasis kompetensi maupun sertifikasi kompetensi.

               Dengan banyaknya swasta terlibat dalam menyelenggarakan pelatihaan vokasi,
               maka kebijakan Presiden Joko Widodo dalam memperbaiki mutu dan akses
               pelatihan vokasi akan terwujud, dan kekurangan pekerja trampil, akan dapat
               terpenuhi.

               Menurut Hanif, perbaikan akses dan mutu pelatihan vokasi melalui kebijakan triple
               skilling (skilling, upskilling, dan re-skilling), akan semakin efekif dengan daya



                                                       Page 88 of 92.
   84   85   86   87   88   89   90   91   92   93