Page 541 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 541

"Alhamdulillah Bengkulu ada naik (UMP, red). Itu ada hanya ada kenaikan sekitar 1 sampai 2
              persen. Sepertinya Dewan Pengupahan tidak berfungsi, dan tidak perlu ada lagi kalau hanya
              sekedar diberikan tanggung jawab tetapi tidak diberikan kewewenangan," kata Panca, kemarin.

              Bukan  tanpa  alasan,  ia  menjelaskan  dengan  adanya  PP  Nomor  36  Tahun  2021  tentang
              Pengupahan, mengatur penetapan UMP menyebabkan Dewan Pengupahan minim berpendapat
              Apalagi, semua difokuskan dengan hasil rilis dari BPS. Padahal, untuk survei secara keseluruhan
              pihaknya menyakini, hal tersebut kurang sesuai. Karena sudah ada ketetapan dan ketentuan dari
              pusat, lewat rumus dan data yang sudah ada BPS.

              "Kan  tinggal  memasukan  data  saja  ke  rumus  yang  sudah  ditetapkan  untuk  masing-masing
              provinsi. Kalau seperti sekarang kesannya kewenangan ada di pusat sementara tanggung jawab
              diserahkan ke daerah," sesalnya.

              Dari himpunan RB, saat ini UMP berdasarkan penetapan 2021 lalu sebesar Rp 2.215.000 per
              bulannya.  Untuk  jumlah  pekerja  se-Provinsi  Bengkulu  ini  tercatat  ada  lebih  kurang  2.000
              perusahaan dengan 39.575 tenaga kerja.

              Sementara  itu,  bila  dilihat  dari  data  besaran  UMP  sebelum  menunjukkan  grafik  yang  terus
              meningkat. Misalnya, pada 2019 UMP diangka Rp 2.040.407. kemudian, untuk UMP Tahun 2020
              sebesar Rp 2.213.604, dan UMP Tahun 2021 adalah Rp 2.215.000.
              "Kalau soal pengawasan dan monitoring kan sudah ada juga tenaga pengawas setiap provinsi.
              Artinya Dewan Pengupahan sekarang tidak ubahnya seperti robot, apa yang diperintahkan itulah
              yang dikerjakan" jelasnya.

              Terpisah, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Dan Transmigrasi (Disnakertrans) Provinsi Bengkulu,
              Edwar Happy menjelaskan pada 21 November nanti diagendakan akan terbitnya surat edaran
              Kemenaker.

              "Pada 21 November besaran UMP itu akan disampaikan," sampainya. (war)






































                                                           540
   536   537   538   539   540   541   542   543   544   545   546