Page 555 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 18 NOVEMBER 2021
P. 555

KOMPAK MINTA UMK NAIK

              Serikat pekerja di Malang Raya mengusulkan kenaikan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK)
              2022 Kabupaten Malang, Kota Malang dan Kota Batu naik. Jumlah usulan kenaikan dalam rapat
              Dewan Pengupahan pun beragam.

              Konfederasi  Serikat  Pekerja  Indonesia  (KSPI)  Kabupaten  Malang  sudah  siapkan  usulan  yang
              disampaikan dalam rapat Dewan Pengupahan, Rabu (17/11) hari ini. 'Yakni meminta kenaikan
              UMK paling sedikit lima persen dari UMK tahun 2021. Atau usul naik Rp 150 ribu. Usulan ini
              berdasarkan kenaikan harga baik kebutuhan pokok maupun kebutuhan lainnya.

              "Iya, kami berharap ada kenaikan. Sedikitnya lima persen dari UMK tahun 2021. 'Akan kami
              usulkan saat rapat pembahasan UMK Kabupaten Malang oleh Dewan Pengupahan yang digelar
              besok (hari ini) di Gedung Gaperoma," kata Ketua KSPI Kabupaten Malang Kusmantoro Widodo.

              Mantan  anggota  DPRD  Kabupaten  Malang  ini  tidak  menampik  usulan  UMK  harus  mengacu
              Peraturan  Pemerintah  (PP)  36  tabun  2021  tentang  Pengupahan.  Selain  itu  berdasarkan
              penghitungan  inflasi  regional  oleh  BPS.  "Tapiyyaitu,  bagaiman  penghitungan  BPS  dan  inflasi
              regionalnya baru besok. Yang pasti kami akan usulkan ada kenaikan lima persen dari UMK tahun
              2021," tandasnya.

              Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malang Yoyok Wardoyo mengatakan pembahasan UMK
              akan  dilakukan,  Rabu  Kompak  Minta  UMK  Naik  (17/11)  hari  ini.  "Yang  membahas  Dewan
              Pengupahan, terdiri dari perwakilan serikat pekerja, pengusaha, BPS dan Disnaker," Katanya.

              Yoyok berharap rapat Dewan Pengupahan hari ini menghasilkan keputusan berupa usulan UMK
              tahun  depan.  "Kalau  hasilnya  keluar,  oleh  Dewan  Pengupahan  langsung  diserahkan  ke  Pak
              Bupati untuk diusulkan kepada Gubernur Jatim,' urainya.

              'Yoyok  mengatakan  pembahasan  UMK  tahun  ini  berbeda  dengan  tahun-tahun  sebelumnya,
              Karena  rumusan  pengupahan  wajib  mengacu  PP  36  sesuai  instruksi  dari  Kemenaker.
              "Rumusannya sudah jelas. Untuk naikatau tidak, tinggal menunggu besok (hari ini)? tandasnya.

              Sementara itu Dewan Pengupahan Kota Malang sudah menggelarrapat, Senin (15/11) Jalu. Hasil
              rapat sudah disampaikan ke Wali Kota Malang, Selasa (16/11) kemarin. Kabid Ketenagakerjaan
              Dinas Ketenagakerjaan Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker PMPTSP)
              Kota  Malang  Ir  Titis  Andayani  MM  menjelaskan,  surat  rekomendasi  yang  diajukan  kepada
              pimpinan daerah berisi usulan jumlah kenaikan UMK sesuai rapat Dewan Pengupahan.

              Titis  belum  menjelaskan  berapa  saja  besaran  kenaikan  yang  direkomendasikan  berdasarkan
              rakor dengan Dewan Pengupahan. Wali Kota Malang Drs H Sutiaji saat dikonfirmasi mengaku
              belum mendapatkan informasi atau surat disposisi hasil rapat Dewan Pengupahan.

              Meski  begitu  dikatakannya  segera  ditindaklanjuti  dalam  pekan  inijuga.  Pasalnya  UMP  (Upah
              Minimum  Provinsi)  sudah  ditentukan,  Ketua  Serikat  Pekerja  Seluruh  Indonesia  (SPSI)  Kota
              Malang  Suhirno  menjelaskan  pihaknya  memilih  mengikuti  perhitungan  sesuai  BPS,  Yakni
              dijelaskannya, UMK Kota Malang idealnya naik sebesar Rp 23.641,00. Jadi, UMK Kota Malang
              tahun depan menjadi Rp 2.994.144,22, "Naiknya 0,79 persen dari tahun sebelumnya. Kita ingin
              ikut yang ini saja," tegas Suhimno.
              Dijelaskannya  SPSI  yang  juga  bagian  dari  Dewan  Pengupahan  Kota  Malang  'meminta
              perhitungan BPS menjadipedoman menentukan UMK Kota Malang. Karena sesuai PP 36 Tentang
              Pengupahan, yang berhak menghitung besaran kenaikan UMK adalah BPS.




                                                           554
   550   551   552   553   554   555   556   557   558   559   560