Page 179 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 APRIL 2020
P. 179
Title PEMBAHASAN OMNIBUS LAW TETAP LANJUT DI TENGAH WABAH KORONA
Media Name mediaindonesia.com
Pub. Date 02 April 2020
https://mediaindonesia.com/read/detail/300770-pembahasan-omnibus-law-t etap-lanjut-
Page/URL
di-tengah-wabah-korona
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
DPR RI secara resmi memutuskan kelanjutan pembahasan omnibus law RUU Cipta
Kerja. Pembahasan akan dilakukan melalui Badan Legislasi (Baleg). Pengesahan
dilakukan dalam rapat paripurna yang dilakukan Kamis, (2/4).
Wakil Ketua DPR, Azis Syamsuddin, mengatakan bahwa melalui rapat konsultasi
pengganti Bamus DPR pada tanggal 1 April, semua fraksi telah setuju agar
pembahasan RUU Cipta Kerja akan dilanjutkan melalui mekanisme Baleg.
"Adanya persetujuan terhadap surat yaitu Surat Presiden /R06 tanggal 7 Februari
2020 dan RUU tentang Cipta Kerja yang telah dibahas di dalam Rapat Konsultasi
pengganti Bamus pada tanggal 1 April 2020 serta, hal-hal pembahasan yang telah
disepakati untuk dilanjutkan ke tingkat Badan Legislasi," ujar Azis, dalam rapat
paripurna, Kamis, (2/4).
Wakil Ketua Baleg, Achmad Baidowi, mengatakan bahwa setelah keputusan tersebut
Baleg merencanakan untuk memulai pembahasan RUU Cipta Kerja. Direncanakan
proses akan dimulai pada pekan depan.
"Rencana minggu depan bentuk panitia kerja (panja)," ujar Baidowi.
Selanjutnya, akan dilakukan uji publik dengan mengundang pihak-pihak yang
berkepentingan dengan RUU Cipta Kerja. Berbagai kalangan tetap akan dilibatkan
dalam prosesnya meski wabah covid-19 masih melanda.
"Termasuk kalangan buruh. Kami akan undang secara fisik atau virtual," ujar
Baidowi.
Sementara itu, Peneliti Pusat Studi Konstitusi (Pusako) Fakultas Hukum Universitas
Andalas, Charles Simabura, menilai bahwa pemerintah dan DPR seharusnya fokus
pada penanganan covid-19 lebih dulu. Ia menilai dalam kondisi normal saja,
pembahasan omnibus law cenderung menuai perdebatan.
"Jika tetap dilanjutkan pemerintahan dan DPR mau ambil kesempatan dalam
kesempitan. Di mana di tengah konsentrasi seluruh elemen bangsa dalam melawan
korona mereka justru membahas UU yang dalam kendisi normal saja menuai
perdebatan bagi publik," ujar Charles. (OL-4).
Page 178 of 186.

