Page 182 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 APRIL 2020
P. 182
Title AIRLANGGA INGATKAN PENGUSAHA BAYAR THR PEKERJA.
Media Name investor.id
Pub. Date 02 April 2020
Page/URL https://investor.id/business/airlangga-ingatkan-pengusaha-bayar-thr-pe kerja
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta para
pengusaha tetap membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) Lebaran kepada para
pekerja. Sebab pembayaran THR merupakan kewajiban perusahaan kepada pekerja.
Meskipun saat kegiatan perkantoran diarahkan untuk bekerja dari rumah Work From
Home (WFH) untuk memutus rantai penyebaran virus korona.
Selain itu, ketentuan pemberian THR kepada pekerja tertuang dalam Peraturan
Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker) Nomor 6 Tahun 2016 tentang THR
Keagamaan bagi Pekerja/Buruh di Perusahaan, THR Keagamaan merupakan
pendapatan non upah yang wajib dibayarkan oleh pengusaha kepada pekerja/buruh
menjelang Hari Raya Keagamaan.
"Membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) yang merupakan kewajiban dan diatur
dalam UU. Kementerian Ketenagakerjaan sudah menyiapkan hal-hal yang tentunya
terkait hal tersebut," jelas Airlangga usai ratas mengenai persiapan menghadapi
Ramadhan dan Idul Fitri 1441 H/2020 secara virtual, Jakarta, Kamis (2/4).
Selain itu, pemerintah juga sudah menyiapkan dan memberikan stimulus-stimulus
ekonomi kepada dunia usaha. Salah satunya mengenai PPh pasal 21 yang selama ini
diberikan kepada sektor pengolahan.
Beragam stimulus yang diberikan pemerintah ditujukan untuk mengurangj beban
dunia usaha, bahkan dalam stimulus ini diperluas melalui penerbitan Peraturan
Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020 tentang
Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan.
Dalam Perpu, pemerintah mempercepat penurunan PPh badan dari 25% menjadi
22% untuk tahun pajak 2020 dan 2021. Kemudian 20% akan mulai berlaku di tahun
2022 dan dalam Perppu 1/2020, pemerintah juga menurunkan tarif PPh badan
untuk perusahaan yang sudah terdaftar di bursa atau go public.
"Nah, dukungan untuk sektor usaha diperluas. Jadi tidak hanya diberikan kepada
industri manufaktur, tapi juga ke sektor yang terdampak, termasuk pariwisata, jasa
terkait pariwisata, transportasi, dan sektor-sektor lain yang akan segera kami
koordinasikan untuk ditambahkan," kata dia.
Kemudian dalam rapat bersama Presiden Jokowi juga memberi perhatian pada
supply dari sektor utilitas dan energi. Pasalnya Menteri Energi dan Sumber Daya
Mineral (ESDM) menyampaikan dalam rapat, baik dari segi ketenagalistrikan, BBM,
maupun LPG siap untuk menghadapi Ramadhan dan Lebaran tahun ini.
Page 181 of 186.

