Page 52 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 APRIL 2020
P. 52

Title          KONSORSIUM PEMBARUAN AGRARIA MINTA RUU CIPTA KERJA DICABUT
               Media Name     tempo.co
               Pub. Date      02 April 2020
                              https://nasional.tempo.co/read/1326946/konsorsium-pembaruan-agraria-mi nta-ruu-
               Page/URL
                              cipta-kerja-dicabut
               Media Type     Pers Online
               Sentiment      Positive














               Konsorsium Pembaruan Agraria mendesak Dewan Perwakilan Rakyat mencabut
               omnibus law Rancangan Undang-Undang atau RUU Cipta Kerja dari daftar Program
               Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas 2020. Sekretaris Jenderal KPA Dewi Kartika
               mengatakan rancangan aturan itu tidak hanya membahayakan buruh, tapi juga
               membahayakan petani, masyarakat adat dan sumber-sumber agraria di pedesaan.


               "Reforma agraria dijadikan lip service, padahal RUU ini ideologi dan pasal-pasalnya
               justru bertentangan dengan tujuan reforma agraria, karena melegitimasi monopoli
               dan penguasaan tanah oleh kelompok korporasi dan elite bisnis," kata Dewi melalui
               keterangan tertulis, Kamis, 2 April 2020.

               Dewi menyebut RUU Cipta Kerja itu justru memiliki agenda terselubung ingin
               mengobrak-abrik prinsip reforma agraria dalam Undang-undang Pokok Agraria
               Tahun 1960. Sebaliknya, kata dia, aturan sapu jagat itu mendorong liberalisasi pasar
               tanah sehingga membahayakan keselamatan perani, buruh tani, dan masyarakat
               agraris di pedesaan.

               Dewi juga menyayangkan sikap pemerintah dalam tiga pekan terakhir yang terus
               membangun opini publik tentang urgensi dan relevansi RUU Cipta Kerja dengan
               alasan-alasan krisis ekonomi akibat pandemi Corona. Ia menilai sikap DPR dan
               pemerintah ini justru kontraproduktif dan jauh dari keprihatian atas krisis yang
               tengah dihadapi masyarakat.

               "Dengan pernyataan dan sikap yang semacam itu, DPR gagal menangkap aspirasi
               serta keresahan di bawah terkait peringatan luas bahaya RUU Cipta Kerja," ujar
               Dewi.

               Desakan pencabutan RUU Cipta ini disampaikan KPA bersama sekitar 70 organisasi
               masyarakat, mulai dari serikat tani hingga Lembaga Bantuan Hukum (LBH) di
               daerah. Selain desakan ini, mereka juga meminta DPR menunda pembahasan
               Prolegnas 2020 sampai situasi pandemi Corona berakhir agar prosesnya transparan
               dan publik bisa berpartisipasi.






                                                       Page 51 of 186.
   47   48   49   50   51   52   53   54   55   56   57