Page 57 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 APRIL 2020
P. 57
"Kalau tidak ada halangan, 39 TKA ini diterbangkan ke Jakarta melalui bandara RHF
Tanjungpinang sekitar pukul 10.00 WIB mengunakan maskapai Lion Air," kata
Harfarizal Handra dikutip dari Kompas.com, Kamis (2/4/2020).
Menurut Hasfarizal, semua biaya pemulangan ini sepenuhnya ditanggung oleh PT
BAI sesuai aturan yang berlaku.
Lebih jauh, Hasfarizal Handra mengatakan bahwa berdasarkan hasil pemeriksaan 39
TKA asal China yang masuk ke PT BAI Galang Batang, didapati bahwa secara
dokumen administrasi keimigrasian dan prosedur karantina kesehatan telah
memenuhi syarat.
Namun berdasarkan hasil pemeriksaan Dinas Tenaga Kerja Provinsi Kepri didapati
bahwa TKA yang akan berkerja di PT BAI belum melengkapi dokumen tenaga kerja.
Salah satunya belum memiliki IMTA (Izin Mempekerjakan Tenaga Kerja Asing).
Untuk itu sesuai dengan UU No.13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, mereka
harus dikembalikan dan tidak boleh berada dilokasi PT BAI hingga memenuhi
prosedur persyaratan sebagai TKA.
Keresahan Warga
Sebelumnya, masuknya 39 TKA ini ke Kabupaten Bintan melalui jalur Pelabuhan
Bulang Linggi, Tanjung Uban, Selasa (31/3/2020) malam kemarin banyak
mendapatkan protes dari warga Bintan.
Bahkan atas arahan Bupati Bintan, Apri Sujadi melalui video conference di PT Bintan
Alumina Indonesia, 39 TKA asal China ini minta untuk segera dipulangkan.
"Secara protokol kesehatan, 39 WNA tersebut tetap dilakukan rapid test Covid-19,
sesudahnya saya minta kepada PT BAI untuk memulangkan 39 TKA tersebut," kata
Bupati Apri.
"Sebab keberadaan 39 TKA tersebut saat ini menimbulkan keresahan di masyarakat,
apalagi di tengah mewabahnya virus corona," sambungnya.
Page 56 of 186.

