Page 83 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 3 APRIL 2020
P. 83

Akhirnya kan bisa banyak pekerja justru kehilangan pekerjaan usai THR-an,"
               katanya.


               Untuk itu dia meminta agar kesepakatan mengenai THR diselesaikan secara bipartite
               antara pengusaha dan pekerja di tiap perusahaan. Hal itu, tentu saja membutuhkan
               kelonggaran ketentuan dari pemerintah.

               "Selain itu yang kita butuhkan saat ini keterbukaan pemerintah mengenai
               penanganan wabah corona ini. Supaya cepat teratasi, dan dampak-dampak seperti
               ancaman tidak dibayarnya THR itu tidak terjadi," katanya.


               Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan
               bahwa para pengusaha tetap diminta untuk membayar tunjangan hari raya (THR),
               kendati wabah corona menekan sebagian besar industri Tanah Air.


               Dia mengatakan berdasarkan hasil rapat terbatas dengan Presiden Joko Widodo,
               telah dibahas mengenai kesiapan sektor usaha untuk membayar THR. Terlebih hal
               itu telah diatur dalam UU No.13/2003 tentang Ketenagakerjaan dan Peraturan
               Menteri Tenaga Kerja No.6/2016 tentang Tunjangan Hari Raya Keagamaan.

               "Ini diingatkan kepada pihak swasta bahwa THR ini berdasarkan UU diwajibkan dan
               tentunya Kemenaker sudah menyiapkan hal-hal terkait THR," jelas Airlangga, Kamis
               (2/4/2020).

               Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :  kadin  apindo  thr  Virus
               Corona  Editor : Yustinus Andri DP.











































                                                       Page 82 of 186.
   78   79   80   81   82   83   84   85   86   87   88