Page 112 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2020
P. 112
Title DPR MINTA PEMBAHASAN RUU CIPTA KERJA TAK DIJADIKAN STIGMA NEGATIF
Media Name merdeka.com
Pub. Date 19 April 2020
https://www.merdeka.com/uang/dpr-minta-pembahasan-ruu-cipta-kerja-tak- dijadikan-
Page/URL
stigma-negatif.html
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Anggota Badan Legislatif DPR RI Firman Soebagyo meminta semua pihak untuk
bijaksana dan tidak mempolitisasi pembahasan RUU Cipta Kerja. Menurutnya,
rancangan undang-undang tersebut bertujuan baik demi kepentingan bangsa dan
negara, yakni memperkuat ekonomi nasional, membuka investasi serta
menyediakan lapangan kerja yang lebih besar bagi rakyat.
"Jadi semua pihak saya minta jangan berasumsi yang tidak-tidak terkait RUU Cipta
Kerja, jangan dijadikan stigma negatif, apalagi dijadikan komoditas politik. Itu tidak
baik. RUU ini kan juga telah lama menjadi aspirasi publik, mulai dari akademisi,
pegiat koperasi sampai praktisi wirausaha, yang paham bagaimana memperbaiki
dan meningkatkan perekonomian kita. Pembahasannya di DPR juga dilakukan
terbuka. Secara obyektif, RUU ini adalah angin segar, langkah konkrit dan terobosan
yang dapat menjadi insentif dan transformasi pemulihan ekonomi paska Korona,"
jelas Firman di Jakarta, Minggu (19/4).
Firman menjelaskan negara lain yang terkena dampak Covid-19, terutama di sektor
ekonomi juga membuat satu kebijakan untuk mendongkrak perekonomiannya.
Apalagi perekonomian yang turun terancam berimplikasi pula pada PHK dan
penutupan pabrik. Menurutnya, jika Indonesia tidak segera melakukan sesuatu dan
bertindak cepat dalam merespon penurunan ekonomi ini maka Indonesia akan
tertinggal dan dampaknya lebih buruk setelah pandemi berakhir.
"Target investasi bisa tidak tercapai, ekonomi kita tidak akan pulih, ditambah lagi
tenaga kerja yang sudah banyak menganggur akan terus bertambah dan sangat
sulit diatasi. Sekarang justru tepat kita melakukan pembahasan RUU Cipta Kerja ini.
Kita lakukan secara terbuka dan transparan. Semua pihak bisa memantau dan
menyalurkan aspirasinya," ujarnya.
Senada dengan Firman, menanggapi protes sejumlah aktivis serikat buruh, Peneliti
CSIS Yose Rizal menilai RUU Cipta Kerja justru merupakan jawaban dari tuntutan
pekerja dan masyarakat selama ini, yaitu soal ketersediaan lapangan kerja.
Menurutnya, RUU ini yang nanti akan mendatangkan investasi dan akan membuka
lapangan pekerjaan bagi masyarakat.
Page 111 of 355.

