Page 177 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2020
P. 177
Title SEJUTA PEKERJA SUDAH DIRUMAHKAN DAN DI-PHK IMBAS COVID-19, INI FAKTANYA
Media Name okezone.com
Pub. Date 18 April 2020
https://economy.okezone.com/read/2020/04/18/320/2201074/sejuta-pekerja -sudah-
Page/URL
dirumahkan-dan-di-phk-imbas-covid-19-ini-faktanya
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Dampak virus Corona atau Covid-19 tak hanya berdampak kepada kesehatan, tetapi
juga perekonomian. Di mana, virus tersebut "membunuh" pelan-pelan
perekonomian suatu negara. Hal ini terlihat dari data kementerian Ketenagakerjaan
yang mencatat sebanyak 1,5 juta pekerja telah dirumahkan dan terkena pemutusan
hubungan kerja (PHK). Di mana, penyebabnya adalah tidak beroperasinya kegiatan
ekonomi di beberapa sektor ekonomi.
Oleh sebab itu, Jakarta, Sabtu (18/4/2020), berikut fakta-fakta akan PHK di tengah
wabah virus Corona:
1,5 Juta Pekerja Dirumahkan dan Di-PHK
Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan pada 11 April 2020, jumlah tenaga
kerja yang dirumahkan dan terkena PHK mencapai 1,5 juta orang. Angka ini naik
dibandingkan dengan data 9 April yang baru sekitar 1,2 juta pekerja.
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah menjelaskan, dari jumlah 1,5 juta orang ini,
10% adalah pekerja yang di PHK. Sedangkan 90% nya merupakan para pekreja
yang dirumahkan.
"Sudah ada 1,5 jutar orang. 10% nya mereka di PHK, 90%-nya mereka dirumahkan.
Artinya itu masih jadi pilihan atau upaya tekahir (para pelaku usaha)," ujarnya.
Dalam 2 Hari Melonjak 300 Ribu Pekerja Dirumahkan dan di PHK
Dari data 9 April 2020, jumlah pekerja yang dirumahkan dan di PHK mencapai 1,2
juta. Sedangkan, pada 11 April jumlah tenaga kerja yang dirumahkan dan di PHK
mencapai 1,5 juta.
Puncak PHK Massal Diprediksi Juni
Jika tak segera ditangani, gelombang PHK diprediksi bakal mencapai puncaknya
pada Juni mendatang, dengan pekerja di sektor pariwisata dan jasa yang paling
terdampak.
Page 176 of 355.

