Page 353 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2020
P. 353
Title KARTU PRAKERJA BUKAN SOLUSI, EKONOM INDEF: WARGA LEBIH BUTUH DUIT CASH
DARIPADA PELATIHAN
Media Name rmol.id
Pub. Date 17 April 2020
https://politik.rmol.id/read/2020/04/17/430815/kartu-prakerja-bukan-so lusi-ekonom-
Page/URL
indef-warga-lebih-butuh-duit-cash-daripada-pelatihan
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Upaya pemerintah mengantisipasi pandemik Covid-19 yang berimbas pada
perekonomian nasional seperti dengan meluncurkan Kartu Prakerja dinilai belum
menyelesaikan masalah. Pasalnya, masih banyak pemborosan anggaran yang justru
tidak efektif dan tepat sasaran.
Demikian disampaikan ekonom Indef, Bhima Yudhistira dalam acara diskusi virtual
bertajuk 'Mencegah PHK Massal Menyelamatkan Ekonomi Nasional' melalui
telekonferensi, Jumat (17/4).
"Kartu Prakerja tentunya kita harapkan harus diubah ya. Karena sekarang enggak
butuh pelatihan online," kata Bhima Yudhistira.
Ia menjelaskan, pelatihan online yang merupakan persyaratan mendapatkan
bantuan uang dari Kartu Prakerja dinilai tidak penting lagi dalam situasi pandemik
seperti saat ini. Sebab, pertumbuhan ekonomi yang diprediksi bisa menyentuh
angka 1-2 persen.
Alih-alih bekerja pasca pelatihan, malah tidak bisa bekerja karena kebijakan
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
"Artinya kalau kartu Prakerja masih dipaksakan dengan pelatihan model online tidak
dapat menyelesaikan permasalahan daya beli. Juga tidak akan menyelesaikan
masalah orang di-PHK," ujarnya.
Lebih lanjut, Bhima Yudhistira menyarankan agar pemerintah memberikan bantuan
langsung tunai (BLT) kepada masyarakat terdampak Covid-19 tanpa harus boros
anggaran dengan birokrasi yang kompleks dan disinyalir tidak tepat sasaran.
"Mereka lebih membutuhkan bantuan langsung tunai atau cash transfer, bantuan
sembako dibandingkan harus ikut pelatihan (Prakerja). Kondisi sekarang enggak
efektif karena memang harus dirombak. Menurut saya ada waktu merombak
menjadi BLT bagi orang yang di-PHK," tandasnya. EDITOR: DIKI TRIANTO
Page 352 of 355.

