Page 68 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 20 APRIL 2020
P. 68
Title LEGISLATOR: TINJAU ULANG PELATIHAN DI PAKET KARTU PEKERJA
Media Name republika.co.id
Pub. Date 19 April 2020
https://republika.co.id/berita/q90e80396/legislator-tinjau-ulang-pelat ihan-di-paket-
Page/URL
kartu-pekerja
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
Anggota Komisi IX DPR, Anas Thahir, menegaskan, pelatihan berbasis daring dalam
kebijakan Kartu Prakerja tidak tepat di tengah pandemi Corona seperti saat ini.
Apalagi, pelatihan itu menghabiskan anggaran Rp 5,6 triliun dari Rp 20 triliun dana
yang dianggarkan untuk program Kartu Prakerja.
"Saat ini banyak pengangguran karena lesunya sektor industri, bukan pekerja baru
yang membutuhkan pelatihan. Mereka pekerja lama membutuhkan bantuan tunai
untuk bertahan hidup," ungkap Anas dalam pesan singkatnya, Sabtu (18/4).
Menurut Anas, di tengah maraknya PHK, pemerintah semestinya fokus menjaga
konsumsi masyarakat. Pasalnya, berdasarkan struktur perekonomian Indonesia,
kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan ekonomi adalah konsumsi domestik.
Sepanjang 2019, BPS mencatat konsumsi rumah tangga menjadi sumber
pertumbuhan tertinggi, yaitu mencapai 2,73 persen.
"Berkaca dari data, salah satu cara menjaga agar konsumsi rumah tangga tak goyah
adalah dengan memberikan bantuan-bantuan tunai. Artinya, pemerintah seharusnya
bukan memberikan bantuan yang sifatnya pelatihan seperti Kartu Prakerja," kata
Anas.
Dia juga menyoroti anggaran pelatihan daring yang kurang bermanfaat untuk
penerima bantuan.
Bahkan, menurut dia, hal itu hanya akan dinilai sebagai proyek yang
menguntungkan penyedia jasa pelatihan.
Berbeda jika Kartu Prakerja ini dialihkan untuk bantuan tunai bagi pekerja
terdampak PHK atau masyarakat terdampak Covid-19.
Akan ada multiplier effect bagi perekonomian.
"Jika pun tetap diperlukan adanya pelatihan online, kami minta jumlahnya dikurangi
Page 67 of 355.

