Page 83 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 SEPTEMBER 2019
P. 83

membangun hubungan industrial yang kondusif, " ujarnya.

               Menaker Hanif mengajak dunia usaha mengundang para dunia usaha lainnya agar
               dapat terus membaur dengan instansi pemerintah untuk investasikan sebanyak
               mungkin SDM agar memiliki kualitas yang baik, jumlah SDM memadai, dan
               persebaran SDM merata di berbagai daerah.

               "Tanpa tiga hal tersebut, masa depan kita semakin berat. Agar tantangan ringan
               maka kita harus siapkan SDM menjadi SDM unggul dan memiliki daya saing yang
               baik, sehingga ekonomi kita bisa tumbuh secara produktif dan kesejahteraan
               masyarakat bisa ditingkatkan, " katanya.

               Sementara Sekjen Kemnaker Khairul Anwar bidang masalah ketenagakerjaan
               merupakan masalah yang unik dan berdimensi dengan sektor lain. Tidak sekedar
               mengatur hubungan kerja (during employment) melainkan juga pra kerja hingga
               pasca kerja.

               "Pekerjaan rumah utama bangsa ini adalah bagaimana memanfaatkan SDM yang
               melimpah agar bisa memenuhi kebutuhan pasar tenaga kerja dan lebih utama
               yakni, bagaimana agar pekerja tetap dapat bekerja, " katanya.

               Khairul mengatakan SDM merupakan salah satu faktor produksi industri nasional
               yang masih harus terus diupayakan pengembangannya agar semakin kompetitif dan
               produktif. Pencapaian ini tidaklah mudah, karena itu pengembangan kompetensi
               pekerja menjadi syarat utama. Untuk itu, Kemnaker berharap lembaga pendidikan
               dan lembaga pelatihan dapat ikut berperan mendorong peningkatan kompetensi
               SDM Indonesia.

               "Kita tidak dapat menghindar dari teknologi, bahkan kita segara melakukan upaya
               positif membentuk ekosistem digital dari semua lini agar bisa menjadi negara siap
               digital. Mari kita dukung kebijakan pembangunan kepada orang untuk
               mengembangkan kemampuan mereka di ekosistem digital ini.

               Melalui seminar ketenagakerjaan, Sekjen juga berharap adanya masukan/gagasan-
               gagasan baru dari narasumber dan peserta seminar dalam rangka menciptakan SDM
               berkualitas dan berdaya saing termasuk lulusan politeknik untuk dapat diterima
               dalam pasar kerja dan dunia industri masa depan.

               Pembukaan seminar ketenagakerjaan dihadiri Staf Ahli Kemnaker Bidang Ekonomi
               dan SDM Kemnaker Aris Wahyudi; Irjen Budi Hartawan; Plt. Dirjen Binwasnaker dan
               K3 Iswandi Harli; dan 300 peserta yang terdiri dari 120 mahasiswa dan dosen
               Polteknaker; serta 180 orang manajemen perusahaan.

               Disaksikan anggota dewas BPJSK Aditya Warman, Menaker Hanif Dhakiri
               menyerahkan sertifikat kenggotaan BPJS Ketenagakerjaan kepada Polteknaker dan
               kartu peserta BPJS Ketenagakerjaan kepada dosen dan tenaga administrasi
               Polteknaker. [paw]



                                                       Page 82 of 165.
   78   79   80   81   82   83   84   85   86   87   88