Page 333 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JUNI 2020
P. 333

Judul               KPK Minta Dihentikan
                 Nama Media          Lombok Post

                 Newstrend           Kartu Pra Kerja
                 Halaman/URL         Pg1&5
                 Jurnalis            Jpg
                 Tanggal             2020-06-19 12:00:00
                 Ukuran              275x116mmk
                 Warna               Halaman Warna
                 AD Value            Rp 51.975.000
                 News Value          Rp 519.750.000
                 Kategori            Ditjen Binalattas
                 Layanan             Korpo
                 Sentimen            negative

              Narasumber

              positive  -  Alexander  Marwata  (Wakil  Ketua  KPK)  Sehingga  pemerintah  perlu  melakukan
              perbaikan dalam implementasi program
              neutral  -  Alexander  Marwata  (Wakil  Ketua  KPK)  Penggunaan  NIK  dan  keanggotaan  BP
              Jamsostek sudah memadai

              negative  -  Alexander  Marwata  (Wakil  Ketua  KPK)  Dengan  demikian  250  pelatihan  yang
              terindikasi (konflik kepentingan) harus dihentikan penyediaannya

              neutral - Alexander Marwata (Wakil Ketua KPK) Apakah (8 platform digital) itu termasuk dalam
              cakupan PBJ pemerintah?

              positive  -  Alexander  Marwata  (Wakil  Ketua  KPK)  Tidak  perlu  penggunaan  fitur  lain  yang
              mengakibatkan penambahan biaya

              Ringkasan

              Sederet masalah pelaksanaan program Kartu Prakerja yang dilakukan secara online dinilai tidak
              efektif dan berpotensi merugikan keuangan negara. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun
              meminta pemerintah menghentikan sementara gelombang ke-4 program tersebut. Pemerintah
              harus mengevaluasi pelaksanaan gelombang 1-3 yang sudah telanjur bergulir. Dan memperbaiki
              tata kelola yang semrawut.

              KPK MINTA DIHENTIKAN

              JAKARTA-Sederet masalah pelaksanaan program Kartu Prakerja yang dilakukan secara online
              dinilai tidak efektif dan berpotensi merugikan keuangan negara. Komisi Pemberantasan Korupsi
              (KPK) pun meminta pemerintah menghentikan sementara gelombang ke-4 program tersebut.
              Pemerintah harus mengevaluasi pelaksanaan gelombang 1-3 yang sudah telanjur bergulir. Dan
              memperbaiki tata kelola yang semrawut.

              Hal itu merujuk hasil kajian KPK yang dilakukan selama tiga pekan. Wakil Ketua KPK Alexander
              Marwata  mengatakan  pihaknya  mengidentifikasi  sejumlah  persoalan  dalam  4  aspek  terkait
              pelaksanaan Prakerja. "Sehingga pemerintah perlu melakukan perbaikan dalam implementasi
              program," ujar Alex dalam konferensi pers di gedung KPK, kemarin (18/6).

                                                           332
   328   329   330   331   332   333   334   335   336   337   338