Page 345 - E-KLIPING KETENAGAKERJAAN 22 JUNI 2020
P. 345

Judul               Menaker: Marak Perlakuan Tak Pantas, Pemerintah Benahi
                                     Perlindungan Anak Buah Kapal
                 Nama Media          beritatrans.com
                 Newstrend           Perlindunga ABK Indonesia
                 Halaman/URL         http://beritatrans.com/2020/06/19/menaker-marak-perlakuan-tak-
                                     pantas-pemerintah-benahi-perlindungan-anak-buah-kapal/
                 Jurnalis            *
                 Tanggal             2020-06-19 10:20:00
                 Ukuran              0
                 Warna               Halaman Warna
                 AD Value            Rp 7.500.000
                 News Value          Rp 22.500.000
                 Kategori            Kementerian Ketenagakerjaan

                 Layanan             Korpo
                 Sentimen            positive



              Ringkasan

              Pemerintah berkomitmen membenahi persoalan tata kelola penempatan dan pelindungan Anak
              Buah Kapal (ABK) Indonesia. Demikian dikatakan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah dalam
              acara  Peluncuran  Policy  Brief  tentang  Perbaikan  Tata  Kelola  Perlindungan  ABK  Indonesia  di
              Kapal Ikan Asing pada Kamis, (18/6).



              MENAKER: MARAK PERLAKUAN TAK PANTAS, PEMERINTAH BENAHI
              PERLINDUNGAN ANAK BUAH KAPAL

              JAKARTA - Maraknya perlakuan tak sepantasnya bagi para anak buah kapal (ABK) warga negara
              Indonesia  (WNI)  di  luar  negeri,  Kementerian  Ketenagakerjaan  (Kemnaker)  berupaya  untuk
              melakukan langkah-langkah pembenahan dalam hal pelindungan.

              "Pemerintah berkomitmen membenahi persoalan tata kelola penempatan dan pelindungan ABK
              Indonesia.  Pemerintah  telah  dan  terus  berupaya  untuk  melakukan  langkah-langkah
              pembenahan  pelindungan  bagi  awak  kapal  perikanan,"  kata  Menteri  Ketenagakerjaan,  Ida
              Fauziyah,  saat  memberikan  sambutan  pada  Peluncuran  Policy  Brief  tentang  Perbaikan  Tata
              Kelola  Perlindungan  ABK  Indonesia  di  kapal  ikan  asing  melalui  video  conference,  Kamis
              (18/6/2020).

              Ida  mengungkapkan,  persoalan  selama  ini  terjadi  mulai  dari  proses  pemberian  izin  bagi
              perusahaan yang akan menempatkan awak kapal, proses rekrutmen dan pendataan, proses
              pelatihan dan sertifikasi, proses pelatihan calon awak kapal, dan proses pengawasannya.

              "Tahapan-tahapan tersebut mutlak kita lakukan evaluasi dan dibenahi, agar dampak masalah
              yang  ditimbulkan  saat mereka  bekerja  di  atas kapal  dapat diminimalisir  secaran  signifikan,"
              katanya.


              Ida menambahkan, Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Pelindungan Pekerja Migran
              Indonesia (PPMI) secara jelas menyatakan bahwa awak kapal perikanan Indonesia yang bekerja

                                                           344
   340   341   342   343   344   345   346   347   348   349   350