Page 103 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 25 NOVEMBER 2019
P. 103
NGOBROL MEWAH - UMK 2020 'UNTUNG ATAU BUNTUNG?' BERSAMA WAHYU HARYANTO
Title
(SEKRETARIS APINDO SOLO)
Media Name tribunnews.com
Pub. Date 23 November 2019
https://video.tribunnews.com/view/106509/ngobrol-mewah-umk-2020-untung -atau-
Page/URL
buntung-bersama-wahyu-haryanto-sekretaris-apindo-solo
Media Type Pers Online
Sentiment Positive
TRIBUN-COM - Sekretaris Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Solo, Wahyu
Haryanto menuturkan selisih Upah Minimum Kota/Kabupaten (UMK) yang terpaut
sedikit pada tiap kota dikarenakan takutnya ada mobilisasi pekerja.
Hal tersebut dijelaskan Wahyu Haryanto saat menjadi pemateri dalam Diskusi
Ngobrol Mepet Sawah (Mewah) Tribunnews, di Gedung Tribunnews Solo, Klodran,
Colomadu, Karanganyar, Kamis (21/11/2019).
Diskusi ini mengambil tema 'UMK 2020, Untung atau Buntung?' Wahyu Haryanto
mengatakan UMK untuk Solo tahun 2020 sebesar Rp 1.956.200.
UMK Solo berada di urutan ke dua setelah Karanganyar pada wilayah Solo Raya.
Wahyu Haryanto menjelaskan selisih UMK antar kota dan kabupaten yang telah
ditetapkan emang tidak banyak.
Hal tersebut dikarenakan jika selisih terlalu banyak nantinya akan terjadi mobilisasi
pekerja.
Jika kejadian itu terjadi, akan menimbulkan masalah bagi perusahaan.
"Saat ini memang sudah disetujui UMK nya adalah Rp 1.956.200. Jadi kalau ini Solo
urutannya nomor dua. Nomor satu masih Karanganyar," jelas Wahyu Haryanto.
"Tapi selisihnya memang tidak banyak karena kita akan melihat bahwa kalau selisih
terlalu banyak itu nanti akan terjadi mobilisasi pekerja juga. Ini akan membuat
masalah di perusahaan juga," tambahnya.
Wahyu Haryanto mengatakan, bulan Oktober lalu telah mengajukan nominal upah
kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.
Kemudian bulan November ini akhirnya Surat Keputusan mengenai UMK 2020 telah
Page 102 of 186.

