Page 80 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 12 NOVEMBER 2019
P. 80

Paradigma baru pelindungan lainnya ditunjukkan dengan pemerintah tidak
               memobilisasi calon PMI untuk bekerja ke luar negeri, tetapi pemerintah wajib
               memfasilitasi proses bekerja ke luar negeri dengan penyederhanaan dan
               kemudahan layanan. Salah satunya dengan beroperasinya Layanan Terpadu Satu
               Atap (LTSA) di berbagai kota/kabupaten di Indonesia.

               "Calon PMI tidak direkrut, tetapi sebagai subjek aktif mendaftar melalui Dinas
               Ketenagakerjaan Kabupaten/Kota atau melalui LTSA. Ini untuk mewujudkan
               efektivitas, efisiensi, transparansi dan kualitas pelayanan penempatan dan
               pelindungan PMI mulai dari layanan informasi peluang kerja sampai dengan layanan
               pengaduan permasalahan," kata Aris.


               Konsep pelindungan PMI lainnya yaitu PMI diberikan pelindungan jaminan sosial
               melalui skema Sistem Jaminan Sosial Nasional, setiap calon PMI wajib memiliki
               kompetensi sesuai jabatan yang akan didudukinya, dan pekerja migran tidak dapat
               dibebani biaya penempatan.


               "Kepada Calon PMI saya berpesan agar bekerja dan bersosialisasi dengan sehat.
               Jaga nama baik Indonesia. Karena teman-teman Pahlawan Devisa Indonesia," tutup
               Aris.


               Sementara itu, Direktur Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri
               Eva Trisiana mengatakan berbagai permasalahan yang timbul dalam setiap tahapan
               migrasi tidak terjadi begitu saja, banyak hal yang menjadi pemicu terjadinya
               berbagai kasus yang menimpa para PMI. Salah satunya karena minimnya informasi
               mengenai cara menjadi pekerja migran yang sesuai peraturan perundang-undangan
               dan risiko perdagangan orang yang mengintai arus migrasi dapat mengakibatkan
               masyarakat rentan terhadap malpraktik perekrutan dan eksploitasi tenaga kerja.


               "Oleh karena itu kegiatan Diseminasi Penempatan dan Pelindungan Pekerja Migran
               Indonesia ini merupakan bentuk nyata dari komitmen kita bersama dalam upaya
               memperbaiki sistem pelayanan dan pelindungan PMI," kata Eva.


               Tingginya minat masyarakat untuk bekerja ke luar negeri tambah Eva menjadi tugas
               bersama memberikan informasi mengenai tata cara menjadi pekerja migran yang
               sesuai dengan perundang-undangan dan terhindar resiko perdagangan orang. Hal
               itu membutuhkan sinergitas di antara stakeholder.

               Pemerintah saat ini sudah meluncurkan aplikasi yang berbasis mobile apps yang
               berguna sebagai informasi dan perlindungan bagi PMI. Aplikasi itu bernama 'Jendela
               PMI' yang dapat diakses melalui telepon pintar.

               "Kepada teman-teman CPMI dan PMI silakan mengunduh aplikasi Jendela PMI di
               play store. Selain memberikan alur menjadi PMI yang prosedural, di sana ada nomor
               atase ketenagakerjaan yang wajib untuk membantu PMI pada saat di negara
               penempatan," kata Eva.






                                                       Page 79 of 135.
   75   76   77   78   79   80   81   82   83   84   85