Page 65 - e-KLIPING KETENAGAKERJAAN 27 AGUSTUS 2019
P. 65
Dalam kegiatan yang diikuti diikuti 168 peserta perwakilan Disnaker Provinsi dan
Kabupaten/Kota tersebut, Edi menyatakan bahwa selama ini pembangunan
ketenagakerjaan, khususnya pada bidang penempatan tenaga kerja, terus bergerak
ke arah yang lebih positif.
Namun begitu, pembangunan ketenagakerjaan masih membutuhkan kerja besar.
Termasuk pada bidang penempatan tenaga kerja. Untuk itu, imbuh Edi, dalam
menghadapi tantangan dunia ketenagakerjaan yang semakin kompleks dan berat,
dibutuhkan kolaborasi berbagai pihak, sinergi, kerja sama, serta berbagai terobosan.
"Pada bidang penempatan tenaga kerja, penguatan Informasi Pasar Kerja adalah
kunci, yaitu terkait data lowongan dan penempatan tenaga kerja," terangnya.
Bahkan, saat ini kerja pemerintah tidak hanya fokus pada pendidikan saja, tetapi
juga meningkatkan keterampilan melalui pelatihan vokasional. Kemnaker merupakan
salah satu kementerian yang memiliki peran penting dalam mempersiapkan 'Sumber
Daya Manusia Unggul, Indonesia Maju.
Edi menegaskan, upaya penanggulangan masalah pengangguran dan peningkatan
kualitas pekerja itu harus dilaksanakan secara nyata. Tujuannya, agar bisa
membawa manfaat bagi tenaga kerja. Pada akhirnya dapat meningkatkan
produktivitas perusahaan dan daya saing nasional.
Selain itu, Edi juga mengingatkan saat ini dunia ketenagakerjaan juga tengah
dihadapkan pada tantangan era digitalisasi. Dimana jenis-jenis pekerjaan lama
diprediksi akan hilang. Di sisi lain, jenis-jenis pekerjaan baru akan muncul.
"Perlu dipikirkan dan dicari solusi bersama untuk kelompok pekerja yang
kompetensinya perlu disesuaikan dengan perkembangan teknologi sebagai dampak
dari revolusi industri 4.0," terangnya.
Ia berharap, program kementerian seperti pelatihan, penempatan tenaga kerja,
hingga arah pengembangan suatu wilayah, harus dijadikan input dalam sinergi
pelatihan dan penempatan tenaga kerja.
"Gagasan tersebut akan terealisasi apabila didukung dengan data dan informasi
yang akurat sebagai bahan pemantauan dan evaluasi perencanaan ke depan, baik
tingkat pusat maupun daerah" pungkasnya.
Page 64 of 110.

