Page 115 - e-Kliping Ketenagakerjaan 23 Oktober 2019
P. 115
Title MANFAAT PROGRAM BPJS KETENAGAKERJAAN PERLU DIOPTIMALKAN
Media Name okezone.com
Pub. Date 22 Oktober 2019
https://economy.okezone.com/read/2019/10/22/320/2120416/manfaat-progra m-bpjs-
Page/URL
ketenagakerjaan-perlu-dioptimalkan
Media Type Pers Online
Sentiment Negative
Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJS TK) sejauh ini telah
menyalurkan dana investasinya. Adapun dana investasinya antara lain sebesar 60%
dalam bentuk surat utang, namun sayangnya manfaat program BPJS TK tak
kunjung meningkat.
Koordinator Nasional (Kornas) Masyarakat Peduli BPJS (MPBPJS) Hery Susanto
mengusulkan, kepada Presiden RI Joko Widodo untuk memilih Menteri
Ketenagakerjaan yang responsif dan cakap dalam mengelola aspek
ketenagakerjaan. Menurutnya, kurang responsif dalam program peningkatan
manfaat program BPJS ketenagakerjaan yang dinilai stagnan dan tidak menjalankan
amanat PP 44 tahun 2015 tentang Jaminan Kematian dan Jaminan Kecelakaan
Kerja.
Menurutnya, penyaluran dana investasi juga perlu memperhatikan substansi
program jaminan sosial yang digariskan UU BPJS. Di mana negara hadir dalam
penyelenggaraan perlindungan dan jaminan sosial.
"Mustinya pemerintah melalui BPJS TK harus meningkatkan aspek manfaat program
untuk pesertanya, jangan peserta, iuran, hasil investasi naik tapi manfaat program
nya tidak naik alias alami stagnasi," katanya dalam keterangan, Jakarta, Senin
(22/10/2019).
Baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Naikkan Santunan Kematian Jadi Rp42 Juta
Menurut Hery, nilai manfaat program BPJS TK khususnya yakni Jaminan Kematian
(JKM), Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Hari Tua (JHT), Jaminan Pensiun
(JP) dan manfaat tambahan lainnya, pun stagnan alias tidak meningkat. Padahal
BPJSTK sudah memiliki peserta dengan jumlah terdaftar sebanyak 48,4 juta orang.
Sementara itu, Deputi Direktur Humas dan Antar Lembaga BPJS Ketenagakerjaan,
Irvansah Utoh Banja mengatakan bahwa dalam usulan revisi PP 44 thn 2015
Tentang Jaminan Kematian (JKM) ada peningkatan santunan dari Rp24 juta dan
beasiswa sampai dengan kuliah S1 untuk 1 orang anak peserta menjadi Rp42 juta
dan beasiswa hingga kuliah S1 untuk 2 orang anak peserta. Utoh menjelaskan
Page 114 of 124.

